Kebijakan Andika Perkasa Bolehkan Keturunan PKI Jadi TNI Dinilai Tepat

Jum'at, 01 April 2022 - 07:50 WIB
loading...
Kebijakan Andika Perkasa...
Kebijakan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa yang membuka pintu bagi keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk menjadi prajurit TNI dinilai tepat. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Kebijakan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa yang membuka pintu bagi keturunan Partai Komunis Indonesia ( PKI ) untuk menjadi prajurit TNI dinilai tepat. Sebab, sudah seharusnya pelarangan keikutsertaan kegiatan di Indonesia hanya ditujukan kepada pelaku dan pengikut PKI.

Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menilai dampak dari keterlibatan itu tidak boleh diturunkan pula kepada keluarga atau bahkan anak keturunan. "Panglima TNI menggunakan hukum yang berlaku, saya sependapat jika pelarangan hanya kepada pelaku atau pengikut organisasi yang dilarang. Keturunannya tidak boleh dikenai dampak akibat dari perbuatan orang tua atau generasi pendahulunya," ujar Stanislaus ketika dihubungi, Jumat (1/4/2022).

Dia menuturkan, yang terpenting dari keputusan tersebut adalah mereka yang ikut seleksi dan dinyatakan lulus harus mendapatkan pendidikan yang sama. Dari proses itulah, yang harus dipastikan saat mereka dinyatakan lulus menjadi anggota TNI harus nasionalis dan setia kepada NKRI.

Baca juga: Isi Lengkap TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966 yang Disinggung Panglima TNI Terkait PKI



"Yang penting adalah memastikan siapapun yang masuk dalam TNI, proses pendidikan dan pembentukannya harus bisa memastikan bahwa anggota TNI itu nasionalis dan setia kepada NKRI," ucapnya.

Dia menuturkan selama ini panitia penerimaan seleksi pun bukan salah tafsir terhadap TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966. Akan tetapi, hal itu dilakukan hanya sebagai bentuk kehati-hatian semata. "TAP MPRS Nomor 25/66 saya kira bukan salah tafsir tetapi suatu aturan yang sangat ketat atau bisa disebut kehati-hatian yang luar biasa," katanya.

Dia mengatakan, penyesuaian terhadap perkembangan situasi pun memang perlu dilakukan. Menurutnya, organisasi harus adaptif tanpa mengurangi kewaspadaan terhadap suatu ancaman.

"Fokus terhadap proses pembentukan dan pendidikan agar menjadi prajurit TNI yang nasionalis dan setia pada NKRI jauh lebih penting daripada diskursus soal larangan keturunan PKI atau Komunis untuk menjadi anggota TNI," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menuturkan bahwa anggota keluarga keturunan PKI boleh mengikuti proses seleksi penerimaan Prajurit TNI. Andika mengatakan tidak ada landasan hukum soal larangan tersebut.

"Zaman saya tidak ada lagi keturunan dari apa, tidak. Karena apa? Saya menggunakan dasar hukum. Ok? Hilang nomor empat," kata Andika dalam video YouTube pribadinya, Rabu (30/3/2022).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Pengadilan Militer Jadwalkan...
Pengadilan Militer Jadwalkan Putusan Kasus Pembunuhan Kacab Bank pada 3 Juni 2026
Keluarga Kacab Bank...
Keluarga Kacab Bank Sesalkan Oditur Tak Tuntut 3 Terdakwa dengan Pasal Pembunuhan Berencana
Pengadilan Militer Hadirkan...
Pengadilan Militer Hadirkan 4 Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Momen Mengharukan Prabowo...
Momen Mengharukan Prabowo Peluk dan Cium Putra Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Canda Prabowo Senang...
Canda Prabowo Senang Panglima TNI-Kapolri Tidak Pelit: Anggota Berprestasi, Naik Pangkat
Anggota TNI Bakal Sikat...
Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
Rizki Juniansyah Kaget...
Rizki Juniansyah Kaget dan Terharu Diangkat Jadi Kapten TNI
Rekomendasi
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Berita Terkini
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved