Puan Minta Pemerintah Amankan Pasokan Biosolar Agar Tak Ganggu Logistik Ramadhan
Rabu, 30 Maret 2022 - 17:28 WIB
loading...
Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah segera turun tangan untuk memastikan keamanan pasokan solar agar tidak menghambat distribusi logistik saat bulan Ramadhan dan Lebaran. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Krisis pasokan bersubsidi terjadi di sejumlah daerah Indonesia akhir-akhir ini. Pemerintah diminta segera turun tangan untuk memastikan keamanan pasokan solar agar tidak menghambat distribusi logistik saat bulan Ramadhan dan Lebaran.
"Sebentar lagi kita akan memasuki Ramadhan. Krisis biosolar yang terjadi harus segera diatasi. Pemerintah harus bisa pastikan keamanan pasokan biosolar agar tidak mengganggu distribusi pengangkutan logistik," ujar Ketua DPR Puan Maharani dalam keterangan tertulis, Selasa (30/3/2022). Baca juga: Masih Langka, Antrean Solar di SPBU Bisa Berhari-hari
Kelangkaan solar bersubsidi diketahui memicu permasalahan berantai di berbagai daerah. Tak hanya mengganggu distribusi logistik, kondisi tersebut juga menimbulkan kerugian bagi petani akibat hasil tanamnya kesulitan didistribusikan dampak kelangkaan solar bersubsidi.
Akhirnya banyak hasil pertanian yang tak bisa terjual dan mempengaruhi harga beberapa komoditas di pasaran, khususnya cabai dan sayuran. Kelangkaan solar bersubsidi pun berpengaruh terhadap produktivitas nelayan. Karena itu, Puan meminta masalah krisis solar bersubsidi segera dicarikan jalan keluar.
"Sejalan dengan rapat antara Komisi VII DPR dan pihak pemerintah, kami meminta agar ada penambahan kuota biosolar bersubsidi sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," kata perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu.
Puan memahami adanya pengurangan kuota biosolar bersubsidi tahun ini akibat pandemi Covid-19. Namun ia juga mengingatkan Pemerintah mengenai peningkatan permintaan biosolar menyusul faktor pemulihan ekonomi. "Kondisi ini harus menjadi pertimbangan Pemerintah. Krisis solar bersubsidi akan berdampak luas jika tak cepat ditangani, khususnya jelang memasuki bulan Ramadhan," tutur Puan.
"Sebentar lagi kita akan memasuki Ramadhan. Krisis biosolar yang terjadi harus segera diatasi. Pemerintah harus bisa pastikan keamanan pasokan biosolar agar tidak mengganggu distribusi pengangkutan logistik," ujar Ketua DPR Puan Maharani dalam keterangan tertulis, Selasa (30/3/2022). Baca juga: Masih Langka, Antrean Solar di SPBU Bisa Berhari-hari
Kelangkaan solar bersubsidi diketahui memicu permasalahan berantai di berbagai daerah. Tak hanya mengganggu distribusi logistik, kondisi tersebut juga menimbulkan kerugian bagi petani akibat hasil tanamnya kesulitan didistribusikan dampak kelangkaan solar bersubsidi.
Akhirnya banyak hasil pertanian yang tak bisa terjual dan mempengaruhi harga beberapa komoditas di pasaran, khususnya cabai dan sayuran. Kelangkaan solar bersubsidi pun berpengaruh terhadap produktivitas nelayan. Karena itu, Puan meminta masalah krisis solar bersubsidi segera dicarikan jalan keluar.
"Sejalan dengan rapat antara Komisi VII DPR dan pihak pemerintah, kami meminta agar ada penambahan kuota biosolar bersubsidi sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," kata perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu.
Puan memahami adanya pengurangan kuota biosolar bersubsidi tahun ini akibat pandemi Covid-19. Namun ia juga mengingatkan Pemerintah mengenai peningkatan permintaan biosolar menyusul faktor pemulihan ekonomi. "Kondisi ini harus menjadi pertimbangan Pemerintah. Krisis solar bersubsidi akan berdampak luas jika tak cepat ditangani, khususnya jelang memasuki bulan Ramadhan," tutur Puan.
Lihat Juga :