Puan Minta Pemerintah Amankan Pasokan Biosolar Agar Tak Ganggu Logistik Ramadhan
Rabu, 30 Maret 2022 - 17:28 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Menko PMK itu pun menekankan pentingnya pengawasan pendistribusian solar bersubsidi. Kebocoran dan penyalahgunaan peruntukkan biosolar bersubsidi harus dihindari dengan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam proses distribusinya.
"Penyaluran solar bersubsidi harus tepat sasaran. Tindak tegas segala jenis penyalahgunaan dalam distribusi solar bersubdi agar tidak merugikan mereka yang berhak mendapatkannya," jelas Puan.
Dari beberapa laporan, biosolar bersubsidi belakangan banyak digunakan oleh sektor-sektor industri yang tidak masuk daftar pengguna yang berhak mengonsumsi jenis minyak tersebut. Puan mengatakan penyalahgunaan dan kebocoran biosolar bersubsidi tidak boleh terulang kembali.
"Jangan sampai kuota biosolar subsidi ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tapi justru dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak berhak mengonsumsi biosolar," kata cucu Proklamator RI Bung Karno itu. Baca juga: Pertamina Babak Belur, Nombok Subsidi Solar Rp7.800 per Liter
Pihak berwenang, kata Puan, harus bertindak tegas karena krisis biosolar bersubsisi bisa mempengaruhi pemulihan ekonomi apabila tak segera diatasi. "Kuncinya adalah ketat dalam pengawasan distribusi biosolar sehingga kuota solar bersubsidi bisa tepat sasaran," tutupnya.
"Penyaluran solar bersubsidi harus tepat sasaran. Tindak tegas segala jenis penyalahgunaan dalam distribusi solar bersubdi agar tidak merugikan mereka yang berhak mendapatkannya," jelas Puan.
Dari beberapa laporan, biosolar bersubsidi belakangan banyak digunakan oleh sektor-sektor industri yang tidak masuk daftar pengguna yang berhak mengonsumsi jenis minyak tersebut. Puan mengatakan penyalahgunaan dan kebocoran biosolar bersubsidi tidak boleh terulang kembali.
"Jangan sampai kuota biosolar subsidi ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tapi justru dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak berhak mengonsumsi biosolar," kata cucu Proklamator RI Bung Karno itu. Baca juga: Pertamina Babak Belur, Nombok Subsidi Solar Rp7.800 per Liter
Pihak berwenang, kata Puan, harus bertindak tegas karena krisis biosolar bersubsisi bisa mempengaruhi pemulihan ekonomi apabila tak segera diatasi. "Kuncinya adalah ketat dalam pengawasan distribusi biosolar sehingga kuota solar bersubsidi bisa tepat sasaran," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :