DPR: Peta Jalan Pendidikan Penting Dibuat Sebelum RUU Sisdiknas
Rabu, 30 Maret 2022 - 06:25 WIB
loading...
A
A
A
“Negara kita akan menguatkan (pendidikan) dari sisi apa? Karena ini menyangkut kemampuan siswa kita, mau vokasi atau mau pendidikan umum? Apakah target kita ingin disebut sebagai high learning? Akademik atau semuanya siap untuk masuk bursa kerja? Ini harus kita pikirkan. Itu namanya peta jalan,” jelasnya.
Politikus Partai Demokrat ini menegaskan, pendidikan yang akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga jika ingin merubah konsep sesuai perkembangan zaman, maka RUU Sisdiknas ini perlu dicanangkan. Sebab, dalam beberapa tahun mendatang pasar bebas akan semakin bersaing khususnya di lingkup ASEAN.
“Dengan adanya pasar bebas kalau kita tidak menguasai sektor riil, industri, dan sektor perkembangan teknologi, mungkin nanti pekerjaan penting diisi orang asing. Bukan dengan siswa-siswa kita. Ini harus dipikirkan, makanya tadi peta jalan pendidikan menjadi urgensi saat ini,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu.
Baca: Madrasah Hilang dalam Draf RUU Sisdiknas Dinilai Diskriminasi Dunia Pendidikan
Terkait polemik RUU Sisdiknas, Anggota Komisi X DPR Muhammad Kadafi mengaku sama sekali belum menerima draf dan tidak tahun apa pun mengenai draf yang beredar. Namun, ia mengutip Plato bahwa tujuan pendidikan suatu negara sama dengan tujuan berdirinya suatu negara, artinya tujuan pendidikan ini, menjadi landasan seperti apa arah masa depan bangsa ke depan.
Politikus Partai Demokrat ini menegaskan, pendidikan yang akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga jika ingin merubah konsep sesuai perkembangan zaman, maka RUU Sisdiknas ini perlu dicanangkan. Sebab, dalam beberapa tahun mendatang pasar bebas akan semakin bersaing khususnya di lingkup ASEAN.
“Dengan adanya pasar bebas kalau kita tidak menguasai sektor riil, industri, dan sektor perkembangan teknologi, mungkin nanti pekerjaan penting diisi orang asing. Bukan dengan siswa-siswa kita. Ini harus dipikirkan, makanya tadi peta jalan pendidikan menjadi urgensi saat ini,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu.
Baca: Madrasah Hilang dalam Draf RUU Sisdiknas Dinilai Diskriminasi Dunia Pendidikan
Terkait polemik RUU Sisdiknas, Anggota Komisi X DPR Muhammad Kadafi mengaku sama sekali belum menerima draf dan tidak tahun apa pun mengenai draf yang beredar. Namun, ia mengutip Plato bahwa tujuan pendidikan suatu negara sama dengan tujuan berdirinya suatu negara, artinya tujuan pendidikan ini, menjadi landasan seperti apa arah masa depan bangsa ke depan.
Lihat Juga :