Anggaran Penggantian Gorden DPR Rp48,7 Miliar, Perindo: Lebih Baik untuk Bantu UMKM
Selasa, 29 Maret 2022 - 16:37 WIB
loading...
Ketua DPP Bidang Organisasi dan Kaderisasi Partai Perindo Yusuf Lakaseng mengatakan, anggaran Rp48,7 miliar untuk penggantian gorden sebaiknya digunakan untuk membantu UMKM. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Bidang Organisasi dan Kaderisasi Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yusuf Lakaseng memandang anggaran Rp48,7 miliar lebih baik digunakan untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) yang tengah menghadapi kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini.
Hal ini diungkapkannya sebagai bentuk kritikan atas penganggaran yang dilakukan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI untuk pengadaan barang untuk penggantian gorden di rumah dinas (Rumdin) anggota DPR RI di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
"Coba bayangin, kalo 48,7 miliar itu dipake untuk membantu UMKM, begitu banyak lapangan kerja yang bisa terserap," kata Yusuf dalam Live MNC News, Selasa (29/3/2022).
Baca juga: Sekjen Ungkap Rp48 Miliar untuk Gorden 505 Rumah Dinas Anggota DPR
Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 ini, banyak sekali rakyat Indonesia yang harus kehilangan pekerjaan, di PHK oleh perusahaannya. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang usahanya gulung tikar akibat tak mampu lagi akibat keadaan ekonomi yang serba sulit.
Hal ini diungkapkannya sebagai bentuk kritikan atas penganggaran yang dilakukan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI untuk pengadaan barang untuk penggantian gorden di rumah dinas (Rumdin) anggota DPR RI di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
"Coba bayangin, kalo 48,7 miliar itu dipake untuk membantu UMKM, begitu banyak lapangan kerja yang bisa terserap," kata Yusuf dalam Live MNC News, Selasa (29/3/2022).
Baca juga: Sekjen Ungkap Rp48 Miliar untuk Gorden 505 Rumah Dinas Anggota DPR
Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 ini, banyak sekali rakyat Indonesia yang harus kehilangan pekerjaan, di PHK oleh perusahaannya. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang usahanya gulung tikar akibat tak mampu lagi akibat keadaan ekonomi yang serba sulit.
Lihat Juga :