Perlu Langkah Tegas untuk Atasi Masalah Kekerasan Seksual
Sabtu, 26 Maret 2022 - 23:06 WIB
loading...
A
A
A
Webinar yang diselenggarakan melalui platform zoom online ini diikuti anggota KGSB dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi dari 31 Provinsi di Indonesia serta Timor Leste.
Narasumber yang dihadirkan dalam webinar ini yakni Bivitri Susanti dan Sri Bayuningsih Praptadina. Keduanya merupakan akademisi dari Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera.
Selain itu, narasumber dari pendidik yaitu Ana Susanti, Founder Rumah Guru BK dan Widyaiswara di Kemendikbud Ristek. Webinar ini juga dihadiri oleh Arief T Surowidjojo, Ketua STH Indonesia Jentera dan Marjuki Konsultan Rumah Guru BK.
Founder KGSB, Ruth Andriani menuturkan, untuk bisa mengembalikan fungsi sekolah sebagai tempat belajar yang aman dan nyaman bagi anak, sangat penting bagi guru dapat memahami lebih lanjut soal kekerasan seksual.
Oleh sebab itu, Webinar Menghadapi Ancaman Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah ini diadakan guna membekali para guru agar mampu mencegah dan melindungi anak dari kekerasan seksual.
"Sekolah idealnya merupakan jaring pengaman bagi peserta didiknya. Kami berinisiatif untuk melindungi masa depan anak melalui para guru. Para narasumber juga merupakan pakar dibidang hukum dan penanganan kekerasan seksual," kata Ruth.
Sementara Founder Rumah Guru BK dan Widyaiswara di PPPPTK Penjas dan BK Kemendikbud Ristek RI, Ana Susanti menambahkan, Webinar yang diselenggarakan KGSB kali ini merupakan langkah konkrit terhadap kemanjuan dunia pendidikan Indonesia terutama dalam menanggulangi ancaman kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
"Dibutuhkan sosial movement dari semua pihak untuk berkolaborasi bersama dalam menangani pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pedidikan," tegas Ana.
Narasumber yang dihadirkan dalam webinar ini yakni Bivitri Susanti dan Sri Bayuningsih Praptadina. Keduanya merupakan akademisi dari Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera.
Selain itu, narasumber dari pendidik yaitu Ana Susanti, Founder Rumah Guru BK dan Widyaiswara di Kemendikbud Ristek. Webinar ini juga dihadiri oleh Arief T Surowidjojo, Ketua STH Indonesia Jentera dan Marjuki Konsultan Rumah Guru BK.
Founder KGSB, Ruth Andriani menuturkan, untuk bisa mengembalikan fungsi sekolah sebagai tempat belajar yang aman dan nyaman bagi anak, sangat penting bagi guru dapat memahami lebih lanjut soal kekerasan seksual.
Oleh sebab itu, Webinar Menghadapi Ancaman Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah ini diadakan guna membekali para guru agar mampu mencegah dan melindungi anak dari kekerasan seksual.
"Sekolah idealnya merupakan jaring pengaman bagi peserta didiknya. Kami berinisiatif untuk melindungi masa depan anak melalui para guru. Para narasumber juga merupakan pakar dibidang hukum dan penanganan kekerasan seksual," kata Ruth.
Sementara Founder Rumah Guru BK dan Widyaiswara di PPPPTK Penjas dan BK Kemendikbud Ristek RI, Ana Susanti menambahkan, Webinar yang diselenggarakan KGSB kali ini merupakan langkah konkrit terhadap kemanjuan dunia pendidikan Indonesia terutama dalam menanggulangi ancaman kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
"Dibutuhkan sosial movement dari semua pihak untuk berkolaborasi bersama dalam menangani pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pedidikan," tegas Ana.
Lihat Juga :