Korban Penipuan Indra Kenz-Doni Salmanan Temui DPR, Desak Dibuat UU Kejahatan Digital
Kamis, 24 Maret 2022 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun menyoroti aliran dana kejahatan binary option yang berjumlah besar hingga ke luar negeri. Untuk itu, ia meminta Komisi III DPR yang bermitra dengan Polri turut memberantas kejahatan tersebut.
“Katanya ini sudah ada sindikat internasionalnya, aliran uang sampai keluar negeri. Dengan ini kami mendorong Komisi III terkait hal ini karena mitranya Polri. Kami yakin hanya dia tersangka itu kerugian sudah ratusan miliar. Satu tersangka saja saldonya bisa Rp500 miliar lebih,” imbuh Finsensius.
Merespons aduan ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khaerul Saleh menyampaikan akan memfasilitasi aspirasi para korban Binomo. Menurutnya, Komisi III DPR akan menindaklanjuti lewat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Polri pada Senin (28/3). Politikus PAN ini juga meminta kuasa hukum korban melengkapi berkas terkait kasus ini.
“Kami semua fraksi akan fasilitasi bapak, ibu sampaikan, insyaallah. Bapak dan ibu dari relawan perempuan dan kuasa hukum tolong beri data lengkap. Kami akan bawa dalam rapat dengan Bareskrim pada tanggal 28, Senin, kami betul-betul sampaikan apa yang bapak-ibu bawa hari ini,” ujar Pangeran.
“Katanya ini sudah ada sindikat internasionalnya, aliran uang sampai keluar negeri. Dengan ini kami mendorong Komisi III terkait hal ini karena mitranya Polri. Kami yakin hanya dia tersangka itu kerugian sudah ratusan miliar. Satu tersangka saja saldonya bisa Rp500 miliar lebih,” imbuh Finsensius.
Merespons aduan ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khaerul Saleh menyampaikan akan memfasilitasi aspirasi para korban Binomo. Menurutnya, Komisi III DPR akan menindaklanjuti lewat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Polri pada Senin (28/3). Politikus PAN ini juga meminta kuasa hukum korban melengkapi berkas terkait kasus ini.
“Kami semua fraksi akan fasilitasi bapak, ibu sampaikan, insyaallah. Bapak dan ibu dari relawan perempuan dan kuasa hukum tolong beri data lengkap. Kami akan bawa dalam rapat dengan Bareskrim pada tanggal 28, Senin, kami betul-betul sampaikan apa yang bapak-ibu bawa hari ini,” ujar Pangeran.
(muh)
Lihat Juga :