Bertemu Ketua Parlemen Timor-Leste, Puan Singgung Penyelesaian Batas Negara

Rabu, 23 Maret 2022 - 19:51 WIB
loading...
Bertemu Ketua Parlemen...
Ketua DPR Puan Maharani melakukan pertemuan pull aside dengan Ketua Palemen Republik Demokratik Timor-Leste, Ancieto Longuinhos, Rabu (23/3/2022) siang. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani melakukan pertemuan pull aside dengan Ketua Palemen Republik Demokratik Timor-Leste , Ancieto Longuinhos, Rabu (23/3/2022) siang. Dalam pertemuan itu, Puan menyinggung mengenai persoalan perbatasan negara antara Indonesia dan Timor Leste yang masih belum selesai.

Pertemuan digelar di sela-sela 144th Assembly of the Inter Parliamentary Union (IPU) di Bali International Convention Centre (BICC) Nusa Dua, Bali, Rabu (23/3/2022).

"Saya berharap kita dapat menyelesaikan negosiasi perbatasan kedua negara yang tertunda karena pandemi. Kami meminta dukungan dari Timor Leste untuk mempercepat penyelesaian penentuan perbatasan darat di Segmen Noel Besi-Citrana, dan Segmen Bijael Sunan-Oben," kata Puan dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (23/3/2022).

Terkait kerja sama parlemen, Puan kembali menyampaikan dukungan Indonesia atas keanggotaan Timor-Leste di ASEAN serta Parlemen Timor-Leste ke AIPA (ASEAN Inter-Parliamentary Assembly)."Saya ingin Indonesia terus dilibatkan dalam pembangunan di Timor Leste, termasuk pembangunan infrastruktur," katanya.

Baca juga: Puan Ajak Forum Parlemen Dunia Perkuat Kerja Sama Internasional

Pada hari ini Puan juga melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Senat/Wakil Presiden Majelis Nasional Kerajaan Thailand Prof Pornpetch Wichitcholchai. Ia mengapresiasi Pemerintah Thailand yang turut membuka vaksinasi bagi WNI di Negeri Gajah Putih.

Puan juga menyinggung soal rencana Thailand yang akan memasukkan Covid-19 sebagai endemi pada Juli 2022. Indonesia juga sedang dalam masa transisi menuju endemi Covid-19.

"Berbagai penyesuaian saat ini telah dilakukan Indonesia. DPR ikut melakukan pengawasan terhadap upaya pemerintah yang sedang menyusun roadmap dalam rangka menuju situasi endemi," tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini.

Pertemuan itu menjadi momentum tepat bagi Indonesia dan Thailand untuk membahas berbagai kerja sama. Khususnya agar ada peningkatan kerja sama setelah untuk beberapa waktu tertahan karena pandemi.

"Saya senang mengamati hubungan bilateral RI-Thailand berkembang dengan baik selama 72 tahun terakhir, bahkan di masa pandemi Covid-19. Termasuk perkembangan baik dalam kerja sama perdagangan dan investasi yang meningkat dari tahun sebelumnya," ujar mantan Menko PMK itu.

Untuk terus mendorong tren positif tersebut, Puan menilai perlu ada penyelenggaraan kembali berbagai forum kerja sama yang tertunda karena pandemi, baik di tingkat parlemen maupun kementerian-kementerian teknis.

"Saya juga mendorong kerja sama kedua negara dalam rangka revitalisasi pariwisata, yang menjadi salah satu sumber devisa utama kedua negara. Saya berharap Indonesia dan Thailand dapat berbagi pengalaman kebijakan pro-pariwisata," tuturnya.

DPR mengapresiasi persetujuan Majelis Nasional Thailand untuk MoU Pembentukan Kelompok Persahabatan Antar Parlemen Indonesia-Thailand. DPR kini tengah melakukan kajian dan finalisasi draf MoU itu. "Semoga dapat segera kita tandatangani dalam waktu dekat," katanya.

Selain dengan Thailand, Puan juga melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Kuwait National Assembly, Marzouq Ali Al Ghanim. Pertemuan ini juga membahas soal kondisi pandemi Covid-19 di negara masing-masing. "Indonesia dan Kuwait menjadi negara dengan tingkat vaksinasi tinggi seiring penurunan kasus Covid-19," kata cucu proklamator RI Bung Karno itu.

Ia juga berbicara mengenai komitmen kuat Indonesia dan Kuwait dalam pemberdayaan perempuan. Terutama, kata Puan, di sektor politik. "Kami melihat, pemberdayaan perempuan berkontribusi besar bagi perdamaian, demokrasi, dan hak asasi manusia dan penanganan Covid-19," katanya.

Hanya, menurut Puan, pandemi Covid-19 telah menghambat pencapaian pemberdayaan perempuan. "Ini tantangan kita bersama yang harus terus menjadi perhatian. Kerja sama antarnegara, termasuk lewat parlemen, akan membantu mengatasi tantangan itu," katanya.

Di sisi lain, Puan menilai Kuwait merupakan mitra dagang penting Indonesia di Kawasan Teluk. Ia pun berharap agar ada peningkatan hubungan perdagangan antara Indonesia dengan Kuwait.
"Kuwait juga merupakan mitra penting untuk stabilitas kawasan. Hubungan Indonesia dan Kuwait harus terus dikembangkan, khususnya di sektor kerja sama politik, ketenagakerjaan, dan pendidikan," kata Puan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Rekomendasi
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Berita Terkini
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved