KRI Teluk Mandar dan KRI Teluk Penyu Bakal Dilelang, Berapa Harganya?

Rabu, 23 Maret 2022 - 11:13 WIB
loading...
KRI Teluk Mandar dan...
KRI Teluk Penyu-513 yang telah disetujui DPR untuk dihapus akan dilelang. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyebut 2 kapal perang Indonesia (KRI) yang telah disetujui dihapus saat ini dalam tahap lelang. Dua KRI yang dimaksud adalah Teluk Mandar-514 dan KRI Teluk Penyu-513.

Menurut Yudo, seluruh proses penghapusan KRI juga telah sesuai prosedur. "Ya tentunya kemarin sudah disampaikan dalam RDP keputusan itu, sehingga disetujui atau tidak oleh DPR. Tentunya kemarin sudah banyak disetujui dan kita tinggal melelang," kata Yudo di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (23/3/2022).

Yudo menuturkan, penentuan harga kapal bukan wewenang dari TNI AL. Namun, nantinya ditentukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). "Pelelangan itu harganya oleh KPKNL, bukan dari Angkatan Laut. Dari Angkatan Laut hanya membantu saja dalam proses pelelangannya," katanya.



KSAL memastikan penghapusan kapal perang telah melalui beragam evaluasi. Salah satu alasannya lantaran 2 KRI tersebut sudah berusia tua dan tidak laik lagi beroperasi. "Tentunya kapal-kapal yang sudah kita evaluasi, sudah tua umurnya, sudah tidak bisa beroperasi lagi," ucapnya.

Untuk diketahui, Komisi I DPR menyetujui penjualan 2 kapal perang yakni KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513. Keputusan tersebut diambil setelah mendengar penjelasan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono serta permohonan melalui Surat Presiden (Surpres) yang dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Sangar! Ini KRI Teluk Palu-523, Kapal Perang Pengangkut Tank yang Diresmikan KSAL
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Tawarkan Kapal...
Jepang Tawarkan Kapal Selam dan Kapal Perang Fregat Mogami ke Indonesia
Kapal Perang AS di Selat...
Kapal Perang AS di Selat Malaka, Menlu: Mereka Patroli Kawasan
Sejarah Selat Malaka,...
Sejarah Selat Malaka, Jalur Pelayaran Dunia Strategis yang Kini Dilewati Kapal Perang AS
TNI AL Buka Suara soal...
TNI AL Buka Suara soal Kapal Perang Amerika Serikat lewati Selat Malaka
Pergerakan Kapal Perang...
Pergerakan Kapal Perang Asing di Selat Malaka Meningkat, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Dansat dan Intelijen di Kepri
Diplomasi Pelayaran...
Diplomasi Pelayaran Kartika Jala Krida 2026, KRI Bima Suci Lakukan Perjalanan ke 8 Negara
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
Rekomendasi
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Berita Terkini
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved