Lansia Terdampak Covid-19 di Lima Provinsi Terima Bansos Sembako
Rabu, 17 Juni 2020 - 07:56 WIB
loading...
Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara (dua kanan) bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) menyapa warga saat penyerahan bantuan sosial (bansos) sembako dari Presiden Joko Widodo kepada keluarga purnawirawan eks pejuang Timor Timur (Timtim) yang terd
A
A
A
BEKASI - Penyaluran bantuan sosial bagi kelompok rentan terdampak wabah corona (Covid-19) terus berlanjut. Kali ini giliran warga lanjut usia (Lansia) yang akan menerima bantuan sosial (Bansos) Sembako.
Lansia menjadi salah satu prioritas penerima bansos sembako dikarenakan tingkat kerentanan yang tinggi terhadap Covid-19. World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa angka kematian paling banyak terjadi pada penderita Covid-19 di usia 60 tahun ke atas.
Untuk gelombang pertama penyaluran program ini, sebanyak 6.486 lansia akan menerima bansos sembako. Mereka tersebar di lima provinsi terdampak Covid-19 yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Baca: Peduli Dampak Covid-19, Pemuda Muhammadiyah Salurkan Sembako)
Peluncuran ini ditandai dengan memberangkatkan 2.000 bansos sembako untuk Provinsi Jawa Timur oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat di Balai Lansia "Budhi Dharma" Bekasi.
Sebanyak 2.000 bansos sembako ini dibawa oleh 2 truk ke Jawa Timur dan dikawal langsung oleh tim Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia. Sisanya, akan didistribusi ke 4 provinsi lainnya pada minggu ke-4 bulan Juni 2020. "Atas nama Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara, saya mengapresiasi Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia yang telah melakukan upaya refocusing anggaran yang telah ada tahun 2020 sesuai amanat Presiden dan ditindaklanjuti oleh Kemensos," ujar Harry Hikmat, kemarin.
Dia menjelaskan bansos sembako untuk para Lansia ini terdiri beras, biskuit kaleng, jus, mie instan senilai Rp300 Ribu. Bansos Sembako ini peruntuukan untuk Lansia belum mendapatkan bantuan Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (LU), bantuan sosial sembako Menteri Sosial, dan bantuan sosial sembako/tunai dari Presiden RI. “Bansos sembako ini bersumber dari hasil refocusing anggaran Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Ditjen Rehsos tahun 2020,” katanya. (Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Inovasi Layanan Kesehatan Ritel)
Harry mengatakan bantuan ini akan diserahkan ke Dinas Sosial masing-masing provinsi. Selanjutnya, masing-masing provinsi mendistribusikan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) untuk mengantar langsung ke lansia binaanya.
Lansia menjadi salah satu prioritas penerima bansos sembako dikarenakan tingkat kerentanan yang tinggi terhadap Covid-19. World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa angka kematian paling banyak terjadi pada penderita Covid-19 di usia 60 tahun ke atas.
Untuk gelombang pertama penyaluran program ini, sebanyak 6.486 lansia akan menerima bansos sembako. Mereka tersebar di lima provinsi terdampak Covid-19 yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Baca: Peduli Dampak Covid-19, Pemuda Muhammadiyah Salurkan Sembako)
Peluncuran ini ditandai dengan memberangkatkan 2.000 bansos sembako untuk Provinsi Jawa Timur oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat di Balai Lansia "Budhi Dharma" Bekasi.
Sebanyak 2.000 bansos sembako ini dibawa oleh 2 truk ke Jawa Timur dan dikawal langsung oleh tim Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia. Sisanya, akan didistribusi ke 4 provinsi lainnya pada minggu ke-4 bulan Juni 2020. "Atas nama Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara, saya mengapresiasi Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia yang telah melakukan upaya refocusing anggaran yang telah ada tahun 2020 sesuai amanat Presiden dan ditindaklanjuti oleh Kemensos," ujar Harry Hikmat, kemarin.
Dia menjelaskan bansos sembako untuk para Lansia ini terdiri beras, biskuit kaleng, jus, mie instan senilai Rp300 Ribu. Bansos Sembako ini peruntuukan untuk Lansia belum mendapatkan bantuan Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (LU), bantuan sosial sembako Menteri Sosial, dan bantuan sosial sembako/tunai dari Presiden RI. “Bansos sembako ini bersumber dari hasil refocusing anggaran Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Ditjen Rehsos tahun 2020,” katanya. (Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Inovasi Layanan Kesehatan Ritel)
Harry mengatakan bantuan ini akan diserahkan ke Dinas Sosial masing-masing provinsi. Selanjutnya, masing-masing provinsi mendistribusikan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) untuk mengantar langsung ke lansia binaanya.
Lihat Juga :