Podcast Aksi Nyata, Pengamat Antikorupsi Ungkap Penyebab Pelaku Investasi Bodong Terlambat Ditindak
Selasa, 22 Maret 2022 - 22:02 WIB
loading...
Tama S. Langkun saat menjadi narasumber Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia di Studio Talkshow MNC Network, iNews Tower, MNC Center, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2022). Foto/MPI/Faisal Rahman
A
A
A
JAKARTA - Pengamat aktikorupsi Tama S. Langkun menilai keterlambatan penindakan pelaku investasi bodong dikarenakan lambatnya pelaporan oleh korban penipuan. Tama menyampaikan pendapatnya setelah adanya pertanyaan audiens Podcast Aksi Nyata bertemakan 'Waspada! Investasi Berkedok Judi, Korban Rugi Puluhan Miliar', yang dibawakan oleh Abraham Silaban.
Tama menjelaskan, kasus penipuan investasi ini dapat diduga bersifat tindak pidana. Menurutnya, tindak pidana harus berdasarkan laporan polisi untuk dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
"Secara regulasi, tidak ada kelemahan, tetapi kepolisian dapat menindak jika memang ada laporan yang masuk dari korban. Terlebih, jika ini benar-benar ada penipuan, seharusnya segera dilaporkan," tutur Tama dalam podcast tersebut, Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Podcast Aksi Nyata, Pengamat Antikorupsi Paparkan Skema Pengembalian Kerugian Penipuan Investasi Bodong
Menurut Tama, laporan dari korban penipuan tersebut juga perlu dianalisis terlebih dahulu oleh penyidik. Soal pola kasus penipuan investasi ini secara daring, Tama menyimpulkan kasus ini bersifat baru, sehinggga membutuhkan analisis lebih lanjut dan baru terdeteksi oleh penyidik.
Tama menjelaskan, kasus penipuan investasi ini dapat diduga bersifat tindak pidana. Menurutnya, tindak pidana harus berdasarkan laporan polisi untuk dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
"Secara regulasi, tidak ada kelemahan, tetapi kepolisian dapat menindak jika memang ada laporan yang masuk dari korban. Terlebih, jika ini benar-benar ada penipuan, seharusnya segera dilaporkan," tutur Tama dalam podcast tersebut, Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Podcast Aksi Nyata, Pengamat Antikorupsi Paparkan Skema Pengembalian Kerugian Penipuan Investasi Bodong
Menurut Tama, laporan dari korban penipuan tersebut juga perlu dianalisis terlebih dahulu oleh penyidik. Soal pola kasus penipuan investasi ini secara daring, Tama menyimpulkan kasus ini bersifat baru, sehinggga membutuhkan analisis lebih lanjut dan baru terdeteksi oleh penyidik.
Lihat Juga :