Yudi Latif: Penundaan Pemilu Menghancurkan Demokrasi

Selasa, 22 Maret 2022 - 12:34 WIB
loading...
Yudi Latif: Penundaan...
Akademisi Universitas Paramadina, Yudi Latif menyatakan bahwa Indonesia masih jauh dari sistem demokrasi sesungguhnya. Demokrasi yang masih sekadar prosedural ini akan rusak jika Pemilu 2024 ditunda. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Akademisi Universitas Paramadina, Yudi Latif menyatakan bahwa Indonesia masih jauh dari sistem demokrasi sesungguhnya. Demokrasi yang masih sekadar prosedural ini akan rusak jika Pemilu 2024 ditunda.

"Kita masih sangat jauh dari demokrasi di Indonesia. Kita ada di posisi fifty fifty (50:50) untuk penerapan Pancasila dalam sistem demokrasi. Yang ada saat ini demokrasi prosedural sesuai perjuangan reformasi," kata Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Periode 2017-2018 ini dalam Talkshow PPATK dengan tajuk 'Sinergi Membangun Negeri, Mencegah Kriminal Menguasai Negeri' pada Selasa (22/3/2022).

Yudi menegaskan bahwa sistem demokrasi prosedural akan semakin salah arah apabila ada upaya-upaya atau keinginan dari elite politik yang hendak memperpanjang masa jabatannya. "Pemilu harus teratur, tidak boleh diperpanjang, frekuensinya tetap. Jangan ada lagi upaya untuk memperpanjang pemilu. Jangan sampai prosedur yang sudah dilembagakan itu dihancurkan," kata Yudi Latif.



Ia melihat seharusnya pesta demokrasi benar-benar dirasakan masyarakat dan bukan sekedar seremonial terpilihnya partai dan calon presiden dari Pemilu. "Ada hal lebih substansif budaya demokrasi, hasil seleksi pemilu ini benar melahirkan meritokrasi atau hanya orang yang merayakan dirinya terpilih," kata Yudi Latif.

Menurut Yudi, untuk mencapai demokrasi yang sehat, maka harus dimulai dengan sistem pemilu yang inklusif dan tidak mengandalkan money politics yang menumbuh-suburkan oligarki dan korupsi. "Demokrasi yang kita kembangkan liberal. Namun pemilu yang mahal justru membuat oligarki. Demokrasi itu seperti aliran darah, apabila kandungannya kotor makan akan membuat seluruh pihak terkait akan collapse," kata Yudi Latif.

Baca juga: Honor Petugas KPPS Pemilu 2024 Akan Dinaikkan Jadi Rp1 juta
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Rekomendasi
Microdrama V+Short An...
Microdrama V+Short An Heir Between Us, Kisah Cinta Miliarder yang Plot Twist!
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
Kilas Balik: Duel Spanyol...
Kilas Balik: Duel Spanyol vs Argentina Batal akibat Konflik Timur Tengah
Berita Terkini
Putusan Praperadilan...
Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid II Dibacakan 20 Juli
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Menko PM: SDM Unggul...
Menko PM: SDM Unggul dan Teknologi Kunci Kemajuan Bangsa
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Kubu Dokter Tifa Desak JPU Serahkan BAP Ahli dan Daftar Barbuk
Infografis
Apakah Sirekap Menjadi...
Apakah Sirekap Menjadi Alat Kejahatan Pemilu 2024?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved