Makin Eksis, Komunitas Puisi Esai Dapat Undangan dari Panitia Nobel Sastra
Senin, 21 Maret 2022 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Denny JA, puisi esai melintasi batas negara Indonesia, meluas ke negara Malaysia, Singapura, Bruinei, hingga Thailand. Saat ini sudah aktif pula Komunitas Puisi Esai ASEAN. Setiap bulan komunitas ini menyelenggarakan webinar.
"Puisi esai pun kini menjadi kosa kata baru dalam kamus bahasa Indonesia. Resmi sudah sejak tahun 2020. Bahkan kamus bahasa Indonesia mendefinisikan puisi esai sebagai sebuah ragam sastra yang berbeda," katanya.
Baca juga: Puisi Menyentuh Jenderal Dudung untuk Tukul Arwana
Eksisteni Komunitas Puisi Esai juga mulai diakui dunia. Menurut Denny JA, panitia Nobel Sastra Swedia mengundang komunitas ini untuk mencalonkan sastrawan Indonesia sebagai peraih hadiah nobel.
Oleh Denny JA, undangan asli dari The Swedish Academy diperlihatkan kepada para sastrawan dan penulis yang hadir. Amplop undangan itu berperangko dari Swedia.
"Puisi esai pun kini menjadi kosa kata baru dalam kamus bahasa Indonesia. Resmi sudah sejak tahun 2020. Bahkan kamus bahasa Indonesia mendefinisikan puisi esai sebagai sebuah ragam sastra yang berbeda," katanya.
Baca juga: Puisi Menyentuh Jenderal Dudung untuk Tukul Arwana
Eksisteni Komunitas Puisi Esai juga mulai diakui dunia. Menurut Denny JA, panitia Nobel Sastra Swedia mengundang komunitas ini untuk mencalonkan sastrawan Indonesia sebagai peraih hadiah nobel.
Oleh Denny JA, undangan asli dari The Swedish Academy diperlihatkan kepada para sastrawan dan penulis yang hadir. Amplop undangan itu berperangko dari Swedia.
Lihat Juga :