Ketua DPP PPP: Tidak Ada Argumen Kuat Menunda Pemilu 2024

Minggu, 20 Maret 2022 - 21:59 WIB
loading...
Ketua DPP PPP: Tidak...
Ketua DPP PPP Ahmad Baidowi menilai tidak ada argumen kuat untuk penundaan Pemilu 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polemik tentang penundaan Pemilu 2024 masih terus menggelinding liar. Namun, dukungan agar Pemilu tetap digelar pada 2024 dinilai terus mengalami penambahan.

Ketua DPP PPP Bidang Fungsional Ahmad Baidowi menilai tidak ada argumen kuat untuk penundaan Pemilu 2024. Sampai saat ini, usulan yang disampaikan sejumlah kalangan itu dinilai tidak rasional.

"Pasal 7 UUD 45 menjelaskan bahwa masa jabatan presiden dan wakil presiden itu 5 tahun dan bisa dipilih kembali untuk dua periode. Sudah jelas bahwa masa jabatan 5 tahun. Isu penundaan, itu (bisa diartikan) perpanjangan," kata Baidowi dalam diskusi diskusi akhir pekan dengan tema 'Pemilu 2024: Jadi atau Ditunda?' di kanal youtube Forum Insan Cinta, Minggu (20/3/2022) malam.



Dijelaskan, jika nantinya Pemilu 2024 ditunda, Awiek, sapaan akrab Baidowi, menilai hal itu merupakan pengkhianatan terhadap amanat reformasi. Padahal reformasi merupakan sejarah bangsa Indonesia yang diraih dengan biaya yang cukup mahal.

"Amandemen UUD 45 itu amanah reformasi. Kalau melakukan hal yang sebaiknya, itu mengkhianati amanat reformasi yang tentunya dengan biaya tidak murah," katanya.

Terkait beberapa alasan yang disampaikan pendukung Pemilu 2024 ditunda, Awiek menilai hal itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ia mencontohkan salah satu big data yang diajukan oleh pendukung penundaan pemilu.

"Ada basis big data. Saya bukannya tidak mempercayai, tapi meragukan big data yang dijadikan argumentasi penundaan. Karena big data sekarang itu nggak jelas sumbernya dari mana. Dari medsos, bukankah setiap orang itu ada yang memiliki lebih dari satu akun. Itu kan data yang tidak konkret," kata Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PPP itu.

Baca juga: Anggaran dan Regulasi Teknis Belum Beres, Hari Coblosan Pemilu 2024 Berpotensi Bergeser

"Silakan buka saja big data yang mendukung penundaan pemilu. Selebihnya, kami mempercayai lembaga survei yang kredibilitasnya bisa dipertanggungjawabkan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Rekomendasi
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Berita Terkini
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved