Partai Perindo Fokus Kembangkan SDM

Kamis, 17 Maret 2022 - 20:32 WIB
loading...
Partai Perindo Fokus Kembangkan SDM
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Yerry Tawalujan dalam acara Podcast Aksi Nyata #DariKamiUntukIndonesia di Kanal YouTube Partai Perindo, Kamis (17/3/2022). Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) menyongsong Indonesia emas pada 2045. Hal ini juga seiring optimisme Partai Perindo di mana Indonesia akan menjadi lima negara besar ekonomi dunia.

"Kami yakin 2045 Indonesia emas akan terwujud. Apalagi itu disampaikan lembaga internasional bahwa Indonesia akan menjadi lima negara dengan ekonomi terbesar di dunia," kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Yerry Tawalujan dalam acara Podcast Aksi Nyata #DariKamiUntukIndonesia di Kanal YouTube Partai Perindo, Kamis (17/3/2022).

Untuk menyongsong itu, kata dia, Partai Perindo fokus pada pengembangan SDM, salah satunya melakukan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sehingga pada masanya kelak, pelaku usaha kecil tak hanya menjadi penonton, tapi menjadi pelaku ekonomi.

Baca juga: Perindo Konsisten Bantu Warga, Yerry Tawalujan: Tak Hanya saat Pemilu



"Kami turun tangan, ikut bantu tingkatkan kemampuan SDM untuk menuju ke arah sana. Kami optimistis SDM unggul bisa didapat untuk Indonesia emas 2045. Masa depan kita luar biasa, ada tantangan besar, tapi itu membuat kita makin kreatif dan maju," katanya.

Ketika ditanya host akan kondisi ekonomi saat ini, termasuk adanya kelangkaan minyak goreng, Yerry mengaku, hal ini hanyalah krikil menuju ekonomi yang mapan. Ke depan, ekonomi akan terus naik.

"Soal minyak goreng ini, kita harus perbanyak kerja sama, semua elemen masyarakat dan pemerintah bersama sama mengendalikan harga. Pemerintah jangan terjebak ego sektoral tapi kolaborasi. Apalagi kita penghasil CPO terbesar di dunia. Masyatakat juga jangan terlalu konsumtif, sama sama kencangkan ikat pinggang," jelas dia.

Menurut dia, koordinasi lembaga pemerintah bisa ditingkatkan, misalnya satgas sembako harus turun ke lapangan kerja sama dengan Kemendag pastikan hulu hilir berjalan baik, jalur distribusi baik. Satgas bisa minta bantuan TNI Polri ikut turun, supaya tidak terjadi penimbunan.

"Pandemi kan sekarang makin landai, mungkin anggarannya bisa dipakai untuk subsidi pangan seperti kedelai atau minyak," imbuh dia.
(rca)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1103 seconds (10.55#12.26)