Dukung Program Jokowi, Stafsus Presiden Gelar Pelatihan Masyarakat Lokal
Rabu, 16 Maret 2022 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
"Hal ini termasuk di dalamnya, mengelola hasil hutan secara berkelanjutan tanpa merusak hutan tersebut. Membuat saya mengucapkan terima kasih atas pelatihan hari ini, yang mewujudkan visi dan misi pembangunan sesuai arahan Presiden Joko Widodo," ujar Stafsus Presiden asli Papua ini.
Pelatihan Manajemen Usaha Kecil dan Menengah bagi masyarakat lokal Papua dilakukan kepada masyarakat dari delapan kampung berbeda di Kabupaten Merauke, yaitu; Kampung Karang Indah, Kampung Kamahedoga, Kampung Urumb, Kampung Sanggase, Kampung Tanas, Kampung Waan, Kampung Sota dan Kampung Onggaya.
Disampaikan oleh Program Officer Samdhana Institute, Neni Rochaeni, pelatihan ini merupakan salah satu bagian dari Permata Project yang tengah diselenggarakan oleh dua yayasan tersebut.
Neni menjelaskan, Permata Project dirancang untuk mendukung hak-hak masyarakat adat dan komunitas serta komunitas lokal sekitar hutan agar mereka dapat mempunyai kehidupan berkelanjutan dan memiliki tata kelola hutan.
"Pelatihan ini disesuaikan dengan dua tujuan dari Project Permata dengan memberikan pendampingan pada kelompok-kelompok usaha lokal. Diharapkan melalui pelatihan ini akan menunjang penghidupan masyarakat lokal khususnya yang tinggal di sekitaran hutan," jelas Neni.
Mewakili Pemerintah Kabupaten, Kepala Dinas Perindakop dan Kabupaten Merauke, Erick Rumlus dan Kepala Dinas Pariwasata dan Kebudayaan Bapak Benhur Rentandatu hadir secara fisik pada acara pelatihan pagi tadi.
Pelatihan Manajemen Usaha Kecil dan Menengah bagi masyarakat lokal Papua dilakukan kepada masyarakat dari delapan kampung berbeda di Kabupaten Merauke, yaitu; Kampung Karang Indah, Kampung Kamahedoga, Kampung Urumb, Kampung Sanggase, Kampung Tanas, Kampung Waan, Kampung Sota dan Kampung Onggaya.
Disampaikan oleh Program Officer Samdhana Institute, Neni Rochaeni, pelatihan ini merupakan salah satu bagian dari Permata Project yang tengah diselenggarakan oleh dua yayasan tersebut.
Neni menjelaskan, Permata Project dirancang untuk mendukung hak-hak masyarakat adat dan komunitas serta komunitas lokal sekitar hutan agar mereka dapat mempunyai kehidupan berkelanjutan dan memiliki tata kelola hutan.
"Pelatihan ini disesuaikan dengan dua tujuan dari Project Permata dengan memberikan pendampingan pada kelompok-kelompok usaha lokal. Diharapkan melalui pelatihan ini akan menunjang penghidupan masyarakat lokal khususnya yang tinggal di sekitaran hutan," jelas Neni.
Mewakili Pemerintah Kabupaten, Kepala Dinas Perindakop dan Kabupaten Merauke, Erick Rumlus dan Kepala Dinas Pariwasata dan Kebudayaan Bapak Benhur Rentandatu hadir secara fisik pada acara pelatihan pagi tadi.
Lihat Juga :