Kepala BNPB Yakini MotoGP di Mandalika Aman dari Potensi Penularan Covid-19
Rabu, 16 Maret 2022 - 00:30 WIB
loading...
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Letjen TNI Suharyanto meyakini perhelatan MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika , Nusa Tenggara Barat (NTB) akan aman dari penularan Covid-19. Sebab, pemerintah sampai saat ini terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19.
"Pelaksanaan MotoGP kita yakinkan betul aman dari potensi penularan Covid-19,” kataSuharyanto dalam arahannya saat menghadiri pertemuan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa 15 Maret 2022. Baca juga: 3T Efektif Putus Penularan Covid-19
Suharyanto menjelaskan, BNPB dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional akan terus mendampingi proses pelaksanaan vaksinasi pada saat pra hingga pasca perhelatan event internasional, MotoGP yang diselenggarakan pada 18 hingga 20 Maret 2022.
“Kami telah mendampingi mulai dari pra kegiatan dengan pelaksanaan vaksinasi dan pembagian masker secara masif di Lombok Tengah, sampai pasca kegiatan juga pasti kami dampingi,” ujarnya.
Dia pun turut mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah serta dukungan kolaborasi lintas sektor yang mampu membuat Nusa Tenggara Barat menjadi satu-satunya provinsi dengan PPKM level 1.
"Pelaksanaan MotoGP kita yakinkan betul aman dari potensi penularan Covid-19,” kataSuharyanto dalam arahannya saat menghadiri pertemuan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa 15 Maret 2022. Baca juga: 3T Efektif Putus Penularan Covid-19
Suharyanto menjelaskan, BNPB dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional akan terus mendampingi proses pelaksanaan vaksinasi pada saat pra hingga pasca perhelatan event internasional, MotoGP yang diselenggarakan pada 18 hingga 20 Maret 2022.
“Kami telah mendampingi mulai dari pra kegiatan dengan pelaksanaan vaksinasi dan pembagian masker secara masif di Lombok Tengah, sampai pasca kegiatan juga pasti kami dampingi,” ujarnya.
Dia pun turut mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah serta dukungan kolaborasi lintas sektor yang mampu membuat Nusa Tenggara Barat menjadi satu-satunya provinsi dengan PPKM level 1.
Lihat Juga :