Jokowi Siap Menggelar Upacara HUT RI 17 Agustus di IKN
Selasa, 15 Maret 2022 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
"Seluruh gubernur hadir membawa tanah dan air dari provinsi masing-masing kemudian disatukan disini. Artinya ini merupakan sebuah kekuatan besar dari negara besar kita Indonesia dan dukungan yang diberikan dari seluruh provinsi di tanah air ini akan sangat menyatukan dan ini memberikan kekuatan yang baik pada dimulainya pembangunan ibu kota Nusantara," ungkapnya.
Jokowi menjelaskan alasannya memilih titik nol sebagai tempat penyatuan tanah dan air. "Ya itu itung-itungan geospasial yang dilakukan oleh kementerian PU memang titiknya disitu," ujar Jokowi.
Istana sendiri dibangun di ketinggian 80 meter di atas permukaan. ”Untuk istananya disini titik istananya ini tempat yang tertinggi dari permukaan laut kira-kira 80 meter yang paling tinggi disini sehingga bisa melihat penjuru kanan kiri," kata Jokowi.
Jokowi juga menjelaskan alasan pemilihan Kalimantan Timur sebagai tempat pembangunan IKN karena telah melewati proses yang cukup panjang melalui gagasan-gagasan presiden terdahulu.
"Ya Inikan sebetulnya sudah dari proses yang panjang gagasan untuk memindahkan ibu kota sudah pernah diputuskan oleh Bung Karno kira-kira tahun 1957 tapi karena pergolakan mundur -mundur akhirnya tidak jadi. Saat presiden Soeharto juga sama ingin memindahkan dari Jakarta ke Jawa Barat tapi juga tidak jadi karena ada peristiwa 98. Jaman presiden SBY juga melakukan kajian-kajian untuk memindahkan ibu kota karena banyak juga alasan," jelasnya.
Jokowi menjelaskan alasannya memilih titik nol sebagai tempat penyatuan tanah dan air. "Ya itu itung-itungan geospasial yang dilakukan oleh kementerian PU memang titiknya disitu," ujar Jokowi.
Istana sendiri dibangun di ketinggian 80 meter di atas permukaan. ”Untuk istananya disini titik istananya ini tempat yang tertinggi dari permukaan laut kira-kira 80 meter yang paling tinggi disini sehingga bisa melihat penjuru kanan kiri," kata Jokowi.
Jokowi juga menjelaskan alasan pemilihan Kalimantan Timur sebagai tempat pembangunan IKN karena telah melewati proses yang cukup panjang melalui gagasan-gagasan presiden terdahulu.
"Ya Inikan sebetulnya sudah dari proses yang panjang gagasan untuk memindahkan ibu kota sudah pernah diputuskan oleh Bung Karno kira-kira tahun 1957 tapi karena pergolakan mundur -mundur akhirnya tidak jadi. Saat presiden Soeharto juga sama ingin memindahkan dari Jakarta ke Jawa Barat tapi juga tidak jadi karena ada peristiwa 98. Jaman presiden SBY juga melakukan kajian-kajian untuk memindahkan ibu kota karena banyak juga alasan," jelasnya.
Lihat Juga :