Polri Sebut Status Dokter Sunardi Sudah Tersangka Sebelum Ditembak Densus 88 Antiteror

Jum'at, 11 Maret 2022 - 16:50 WIB
loading...
Polri Sebut Status Dokter...
Mobil milik Dokter Sunardi terduga teroris yang ditembak Densus 88 Antiteror Polri di Sukoharjo, Jawa Tengah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polri memastikan Dokter Sunardi sudah berstatus tersangka kasus dugaan terorisme sebelum ditembak Detasemen Khusus ( Densus ) 88 Antiteror Polri di Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengungkapkan, penetapan tersangka Dokter Sunardi merupakan pengembangan dari kasus pengungkapan jaringan Jamaah Islamiah (JI) sebelumnya.

"Terkait dengan pengembangan, tentu ini masih berlangsung. Masih ada beberapa katakanlah sasaran yang akan dilakukan tindakan oleh anggota Densus 88 Antiteror. Tentu pasti akan kami sampaikan nanti," kata Ramadhan dalam jumpa pers di Gedung Humas, Jakarta Selatan, Jumat (11/3/2022).

Baca juga: Penampakan Mobil yang Diduga Dikemudikan dr Sunardi saat Dikejar Densus 88

Sayangnya, Ramadhan tak dapat menjelaskan detail dan waktu penetapan tersangka teroris itu. Menurut Ramadhan, Densus 88 ketika menetapkan seseorang sebagai tersangka teroris telah melalui proses di antaranya barang bukti dan pemeriksaan saksi serta tersangka yang sebelumnya ditangkap.

"Jadi kita beda ya, karena kasus tindak pidana terorisme ini merupakan kejahatan yang luar biasa atau extraordinary crime, jadi Densus atau penyidik Densus menetapkan seseorang sebagai tersangka ini prosesnya bukan pendek. Tentunya panjang, bukti yang dikumpulkan ini sudah cukup. karena itu tadi, beda objek atau sasaran yang akan dilakukan penangkapan ini adalah sasaran yang bukan sasaran biasa," ujar Ramadhan.

Baca juga: Penjelasan Densus 88 Terkait Ditembaknya Dokter Sunardi

Sebelumnya, berdasarkan pernyataan dari Humas Polri, detik-detik penangkapan seorang tersangka teroris itu bak Film Action. Pasalnya, saat hendak ditangkap Sunardi sedang mengendarai kendaraan roda empat dengan double cabin.

Ketika mengetahui hendak ditangkap, Sunardi berusaha melarikan diri dan melawan. Versi dari Humas Polri, perlawanan Sunardi itu dengan mencoba kabur menggunakan kendaraannya sembari menabrak ke petugas yang mengadangnya.

Penangkapan itu dilakukan pada Rabu 9 Maret sekira pukul 21.15 WIB, di Jalan Bekonang, Sukoharjo. Karena berusaha melarikan diri, akhirnya personel detasemen berlambang burung secara spontan langsung naik ke cabin dari kendaraan milik tersangka teroris tersebut.

Seperti tayangan film action, tersangka SU berusaha menjatuhkan personel Densus yang berada di belakang mobilnya tersebut, dengan cara menggerakan kendaraannya ke kanan dan kiri dalam keadaan cepat.

Melihat upaya itu, petugas Densus 88 memberikan peringatan namun tak dihiraukan. Densus 88 pun akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembak tersangka.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
Ekstremisme Kekerasan...
Ekstremisme Kekerasan di Asia Tenggara
Densus 88 Ungkap Ciri...
Densus 88 Ungkap Ciri Anak Terpapar Radikalisme
Siswa SMP Lempar Bom...
Siswa SMP Lempar Bom Molotov ke Sekolah di Kalbar, Densus 88: Terinspirasi Pelaku Kekerasan Luar Negeri
Pelajar SMP yang Lempar...
Pelajar SMP yang Lempar Molotov ke Sekolah Satu Komunitas dengan Siswa SMA 72 Jakarta
Siswa SMP Sungai Raya...
Siswa SMP Sungai Raya Lempar Molotov ke Sekolah, Densus 88 Antiteror: Pelaku Dendam Dibully
Rekomendasi
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Habib Rizieq Sandang...
Habib Rizieq Sandang Tiga Status Tersangka, Hattrick
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved