Handi Masih Bernapas saat Dibuang Kolonel Priyanto di Sungai Serayu
Kamis, 10 Maret 2022 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Sekira 1 jam perjalanan, ketiganya melewati Puskesmas Limbangan di bilangan Sukabumi. Namun, bukannya memarkirkan mobilnya, puskesmas itu justru dilewati begitu saja. "Terdakwa menolak dan mengatakan 'udah ikutin perintah, saya yakin keduanya udah meninggal'," ucapnya.
Sedangkan, hal itu bertentangan dengan kesaksian warga yang menyatakan bahwa Handi sebenarnya masih hidup saat diangkut dari kolong mobil. Laki-laki 18 tahun itu masih bernapas dan meringis kesakitan.
Namun, untuk Salsabila, sesaat setelah kecelakaan langsung mengembuskan napas terakhir. Hal itu dibuktikan ketika nadi gadis belasan tahun ini tak berdenyut saat dikrosecek.
"Salsabila telah meninggal dunia karena sempat memegang perut, tangan dan cek urat nadi tidak bergerak, pernapasan dari mulut enggak ada dengan kepala luka pada bagian samping dah belakang," tuturnya.
Sedangkan, hal itu bertentangan dengan kesaksian warga yang menyatakan bahwa Handi sebenarnya masih hidup saat diangkut dari kolong mobil. Laki-laki 18 tahun itu masih bernapas dan meringis kesakitan.
Namun, untuk Salsabila, sesaat setelah kecelakaan langsung mengembuskan napas terakhir. Hal itu dibuktikan ketika nadi gadis belasan tahun ini tak berdenyut saat dikrosecek.
"Salsabila telah meninggal dunia karena sempat memegang perut, tangan dan cek urat nadi tidak bergerak, pernapasan dari mulut enggak ada dengan kepala luka pada bagian samping dah belakang," tuturnya.
Lihat Juga :