Harga Perdamaian: Murah?

Rabu, 09 Maret 2022 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Selama 70 tahun tidak terjadi perang skala besar seperti Perang Dunia I dan II etul itu dan badalah prestasi manusia. Prestasi perdamaian. Prestasi menahan diri. Prestasi tidak ingin mengalahkan yang lain. Bukannya tidak ada konflik sama sekali.

Tetapi konflik skala nasional dan antar tetangga tidak dinaikkan skalanya pada tingkat regional dan internasional. Masing-masing pihak masih menahan diri untuk tidak terang-terangan terlibat dalam perang fisik.

Kunci dari pernyataan Harari adalah menahan diri dan tidak terlibat terang-terangan dan dalam skala besar. Betul, setelah Perang Dunia II, Vietnam misalnya juga berkepanjangan, sebagaimana juga Irak. Tetapi, tidak serta merta dua adidaya dunia kala itu terlibat langsung.

Semua masih menahan diri karena perang akan mengorbankan dunia dan isinya. Perang tidak menghasilkan apapun, kecuali kerugian. Yang menang rugi, dan yang kalah hancur. Harga perang sangat mahal dan berkepanjangan. Dendam pasca peperangan juga sulit disembuhkan.

Harari menyinggung harga perang yang tengah terjadi. Negara-negara Eropa ketika melihat penyerangan pasukan riel Rusia ke Ukraina dengan serta merta menaikkan anggaran perang masing-masing. Jerman misalnya yang hanya memiliki kurang dari tiga persen anggaran negara untuk pertahanan menaikkan menjadi enam persen, dua kali lipat. Begitu juga negara-negara Eropa lain.

Artinya, negara-negara yang merasa damai dan aman kini harus mengeluarkan anggaran pertahanan. Negara-negara Eropa yang sudah tidak lagi memprioritaskan tentara dan meninggalkan pembelian senjata-senjata kini mengubah strategi.

Nah, dengan adanya serangan Rusia ke Ukraina, anggaran negara yang seharusnya untuk kepentingan rakyat keseharian seperti kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan kini harus dikurangi untuk tantara dan senjata. Yang menjadi perhatian dunia, yaitu perubahan iklim yang membutuhkan dana besar, kini bisa berkurang anggarannya untuk pertahanan.

Serangan Rusia tidak hanya mengubah Ukraina dan Russia, dan bagaimana keduanya saling mendendam, tetapi juga pada bangsa-bangsa umumnya, pada keuangan, kesejahteraan, pendidikan, dan perubahan iklim. Keuangan negara-negara itu kini bisa berubah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Film Bapak Paling Jujur,...
Film Bapak Paling Jujur, Drama Komedi yang Bikin Andovi da Lopez Tak Bisa Bohong
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
Berita Terkini
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved