Yasonna: Kemenkumham Harus Adaptif dengan Kemajuan Teknologi
Selasa, 08 Maret 2022 - 22:17 WIB
loading...
A
A
A
Pada momen tersebut, terdapat juga salah satu unit kerja yang mendapat penghargaan, yakni Kantor Imigrasi Kelas I Khusus non TPI Jakarta Selatan. Kemenkumham sejak 2021 hingga 2022 ini telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan inovasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan, seperti di bidang kekayaan intelektual (KI), administrasi hukum umum (AHU), maupun pemasyarakatan.
“Kami telah mengeluarkan berbagai inovasi pelayanan publik. Imigrasi punya M-Paspor. KI meluncurkan Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta (POP HC) yang pelayanannya hanya hitungan menit. Kemudian AHU memiliki layanan perseroan perorangan, hingga pemasyarakatan kami ganti kunjungan fisik dengan video call untuk mencegah penularan Covid-19,” kata Yasonna.
Adapun penghargaan diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo kepada Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto yang mewakili Menteri Yasonna. Pemberian penghargaan pelayanan publik ini merupakan inisiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk memicu persaingan positif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Penghargaan itu bukan yang pertama diterima Yasonna di awal tahun ini. Sebelumnya, Yasonna telah menerima Kaanib ng Bayan Award dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Februari. Yasonna dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa terhadap komunitas warga Filipina di Indonesia melalui kebijakan keimigrasian pada masa pandemi Covid-19.
“Kami telah mengeluarkan berbagai inovasi pelayanan publik. Imigrasi punya M-Paspor. KI meluncurkan Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta (POP HC) yang pelayanannya hanya hitungan menit. Kemudian AHU memiliki layanan perseroan perorangan, hingga pemasyarakatan kami ganti kunjungan fisik dengan video call untuk mencegah penularan Covid-19,” kata Yasonna.
Adapun penghargaan diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo kepada Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto yang mewakili Menteri Yasonna. Pemberian penghargaan pelayanan publik ini merupakan inisiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk memicu persaingan positif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Penghargaan itu bukan yang pertama diterima Yasonna di awal tahun ini. Sebelumnya, Yasonna telah menerima Kaanib ng Bayan Award dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Februari. Yasonna dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa terhadap komunitas warga Filipina di Indonesia melalui kebijakan keimigrasian pada masa pandemi Covid-19.
(rca)
Lihat Juga :