KSAD Dudung Jenguk Anak Pensiunan PNS TNI AD yang 8 Tahun Derita Penurunan Gagal Otot
Senin, 07 Maret 2022 - 12:37 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjenguk Andreas Yapanto (21) yang saat ini dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjenguk Andreas Yapanto (21) yang saat ini dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Andreas Yapanto menderita penurunan gagal otot dalam 8 tahun terakhir.
Andreas merupakan anak dari Wibiksono dan Ari Murni. Wibiksono adalah pensiunan PNS TNI AD yang berdinas di Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad).
Anak bungsu dari dua bersaudara itu mulai terdiagnosa menderita penurunan gagal otot sejak duduk di kelas satu SMP. Seiring berjalannya waktu Andreas juga disertai penyakit lain, seperti tak bisa buang air kecil, alergi, dan gatal-gatal. Bahkan parahnya, dalam kurun dua bulan yang lalu sempat masuk ICU lantaran gagal napas. Andreas sempat 2 kali kali terkena Covid-19.
Dudung dalam kunjungannya memberikan semangat, baik kepada Andreas maupun Ari Murni. Dirinya mendoakan agar Andreas segera diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali. "Semangat ya Andreas dan semoga leka sembuh," kata KSAD seperti dikutip dari video yang diunggah TNI AD, Senin (7/3/2022).
Andreas merupakan anak dari Wibiksono dan Ari Murni. Wibiksono adalah pensiunan PNS TNI AD yang berdinas di Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad).
Anak bungsu dari dua bersaudara itu mulai terdiagnosa menderita penurunan gagal otot sejak duduk di kelas satu SMP. Seiring berjalannya waktu Andreas juga disertai penyakit lain, seperti tak bisa buang air kecil, alergi, dan gatal-gatal. Bahkan parahnya, dalam kurun dua bulan yang lalu sempat masuk ICU lantaran gagal napas. Andreas sempat 2 kali kali terkena Covid-19.
Dudung dalam kunjungannya memberikan semangat, baik kepada Andreas maupun Ari Murni. Dirinya mendoakan agar Andreas segera diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali. "Semangat ya Andreas dan semoga leka sembuh," kata KSAD seperti dikutip dari video yang diunggah TNI AD, Senin (7/3/2022).
Lihat Juga :