2 Penyebab Puan Maharani Selalu di Urutan Terbawah Survei Capres

Minggu, 06 Maret 2022 - 16:33 WIB
loading...
A A A
“Sering bikin gaduh. Soal Sumbar (Sumatera Barat), tanam padi saat hujan, sudah salah, pokoknya serba salah. Mungkin karena posisinya yang tidak out of the box. Ini tentu yang memberikan penilaian opinion leader hanya sebatas baik, tidak cukup baik,” terangnya.



Akan tetapi, dosen UIN Jakarta ini meyakini bahwa Puan sudah melakukan kerja-kerja politik sebagai roadmap menuju jalan panjang pemilu 2024, hanya saja eksposure Puan tidak sekuat 10 kandidat lainnya, sehingga publik tidak terlampau menangkap apa yang disampaikan dan apa yang dikerjakan Puan Maharani Sebagai Ketua DPR.

Menurut Adi, angka penilaian 5,8 untuk Puan Maharani merupakan angka yang luar biasa. Karena, dulu di sepanjang 2020-2021, selain angka survei yang rendah, Puan juga tidak terlampau diperhitungkan untuk 2024. Kini, Puan secara perlahan, konsisten dan sangat potensial menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan di 2024.

“Tergantung, apakah data-data ini atau teman-teman survei yang lain bisa menjadi stimulus bagi mba Puan supaya tidak konsisten di bawah. Karena jujur, yang kita wawancara itu orang-orang yang rasional karena pendidikan rata-rata strata satu, tidak terafiliasi kepentingan politik, mereka cenderung netral dan merahasiakan pilihan politiknya untuk 2024 nanti,” pungkas Adi.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Rekomendasi
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
Sambut Liburan Sekolah,...
Sambut Liburan Sekolah, Central Park 2 Hadirkan Dunia Manis dan Menggemaskan melalui Tuntunzai Capybara Chocolate
Dari Hobi Jadi Cuan!...
Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni
Berita Terkini
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved