Kesaksian Sylvi, Mahasiswi Indonesia Beberapa Hari Terjebak Perang Rusia vs Ukraina
Minggu, 06 Maret 2022 - 09:13 WIB
loading...
Kondisi yang menunjukkan kendaraan militer hancur di jalan, saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut, di Kota Bucha di wilayah Kyiv, Ukraina, Senin (1/3/2022). FOTO/REUTERS/Serhii Nuzhnenko
A
A
A
JAKARTA - Duar. Suara dentuman keras terdengar di pagi hari sekitar pukul 05.00 waktu Ukraina , pada 25 Februari 2022. Semua orang panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Suara dentuman itu membuyarkan liburan Silvianty Julia Indriani, mahasiswi Akdeniz University Turki. Ia datang ke Ukraina pada 15 Februari 2022 untuk mengisi libur kuliah sebelum perang Rusia vs Ukraina pecah.
Saat tiba di Ukraina, Sylvi tak melihat ada tanda-tanda ketegangan. Semua berjalan normal. Masyarakat beraktivitas seperti biasanya. Bahkan pada hari pertama Rusia menginvasi Ukraina, pada 24 Februari 2022, keadaan masih terlihat seperti biasa.
Namun semuanya berubah 180 derajat setelah suara dentuman keras, yang informasinya karena serangan rudal, pada pagi hari, 25 Februari 2022. Setelah itu, suara-suara mengerikan kerap terdengar.
Suara dentuman itu membuyarkan liburan Silvianty Julia Indriani, mahasiswi Akdeniz University Turki. Ia datang ke Ukraina pada 15 Februari 2022 untuk mengisi libur kuliah sebelum perang Rusia vs Ukraina pecah.
Saat tiba di Ukraina, Sylvi tak melihat ada tanda-tanda ketegangan. Semua berjalan normal. Masyarakat beraktivitas seperti biasanya. Bahkan pada hari pertama Rusia menginvasi Ukraina, pada 24 Februari 2022, keadaan masih terlihat seperti biasa.
Namun semuanya berubah 180 derajat setelah suara dentuman keras, yang informasinya karena serangan rudal, pada pagi hari, 25 Februari 2022. Setelah itu, suara-suara mengerikan kerap terdengar.
Lihat Juga :