Dikepung Musuh, Perwira Pasukan Khusus TNI AU Ini Gugur dalam Operasi Serigala di Papua

Minggu, 06 Maret 2022 - 05:31 WIB
loading...
A A A
Sayangnya, dari tiga pesawat yang diberangkatkan hanya satu pesawat yang melakukan penerjunan pasukan PGT sebanyak 39 orang. Meski berhasil melakukan penerjunan, pasukan yang dipimpin Manuhua sebagai Komandan Kompi dengan Danton SMU Soepangat menghadapi masalah baru karena pendaratan tidak sesuai sasaran atau dropping zone melainkan di Pegunungan Mariyat.

Mereka jatuh menyebar dan terpisah-pisah. Bahkan tidak sedikit yang tersangkut di atas pohon termasuk perbekalan yang dibawanya. Tingginya pepohonan di kawasan pegunungan Mariyat menjadi kendala utama bagi pasukan ini. Butuh waktu berhari-hari untuk kembali menyatu.

Manuhua sendiri tersangkut dan tergantung di pohon selama tiga hari tiga malam. Pada saat ditemukan oleh pasukannya, Manuhua dalam keadaan pingsan. Pasukannya langsung berupaya menurunkan Manuhua dari atas pohon, namun karena tali yang dibawa tidak cukup, dari ketinggian 6 meter Manuhua akhirnya menjatuhkan diri ke tanah. Akibat tindakan nekat itu, kaki Manuhua terkilir dan terpaksa harus berjalan menjadi pincang.

Selain Manuhua, kecelakaan juga dialami PU I Slamet H. Saat ditemukan, tubuh Slamet tertindih kayu kering yang besar dan menyebabkan pinggangnya patah. Tidak hanya itu, kaki dan badannya juga terluka dan sudah dipenuhi pacet. Slamet akhirnya gugur dan dimakamkan secara sederhana di hutan pegunungan Mariyat.

Setelah dua minggu, sebanyak 12 anggota PGT berhasil bertemu. Untuk melanjutkan perjuangan Manuhua kemudian membagi pasukannya menjadi dua kelompok kecil. Tim pertama dipimpin langsung Manuhua bertugas melakukan sabotase terhadap kekuatan Belanda. Sedangkan kelompok kedua dipimpin Kapten Udara (KU) I Supardi. Bersama tujuh anggotanya, Manuhua melancarkan aksi gerilya. Beberapa kali Manuhua dan timnya terlibat kontak senjata dengan tentara Belanda.

Dikepung Musuh, Perwira Pasukan Khusus TNI AU Ini Gugur dalam Operasi Serigala di Papua


Dijebak dan Dikepung Musuh

Pertempuran demi pertempuran sengit dialami Manuhua dan pasukannya. Setelah berhari-hari berada di dalam hutan lebat tanpa perbekalan, Manuhua dan pasukannya memutuskan turun dan masuk ke permukiman warga sekitar untuk mencari makanan. Kedatangan Manuhua langsung diterima oleh warga setempat.

Mereka lalu memberi Manuhua dan anak buahnya sagu. Untuk memulihkan tenaga, Manuhua memutuskan untuk bermalam di salah satu rumah di perkampungan tersebut. Ketika waktu menunjukkan pukul 03.00, salah seorang penduduk meminta Manuhua dan pasukannya pindah ke sebuah rumah yang lebih aman.

Tanpa rasa curiga, Manuhua dan pasukannya pindah ke tempat baru. Di rumah tersebut telah disediakan pisang dan sagu. Mereka baru menyadari jika itu jebakan setelah salah seorang anggotanya mengintip dari celah-celah dinding dan mendapati beberapa tentara Belanda tengah mendekati rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Berita Terkini
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Infografis
8 Unit Pasukan Khusus...
8 Unit Pasukan Khusus Andalan Israel dalam Perang Darat di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved