Korupsi Menjadi-jadi, Mahfud MD Akui Praktik Demokrasi di Indonesia Salah

Jum'at, 04 Maret 2022 - 16:59 WIB
loading...
Korupsi Menjadi-jadi,...
Mahfud MD mengakui ada yang salah dengan praktik demokrasi di Indonesia sehingga korupsi makin sulit dibendung. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD membeberkan ketakutan yang dimiliki oleh para koruptor . Menurut Mahfud, koruptor bukan takut dipenjara, namun kemiskinan. Pasalnya, bagi koruptor, kata Mahfud, penjara bukanlah sebuah masalah asal aset yang dimilikinya masih bisa dinikmati oleh keluarga.

"Yang ditakuti koruptor itu sebenarnya bukan penjara, tapi kemiskinan. Seolah-olah penjara tidak menjadi soal bagi mereka asal dompetnya masih tebal, anak istri masih hidup enak, masih bisa jalan-jalan ke luar negeri Karena aset hasil korupsi bisa disembunyikan untuk digunakan," kata Mahfud dalam webinar KPK, Jumat (4/3/2022).

Baca juga: Jika Penundaan Pemilu 2024 Terwujud, LP3ES: Indonesia Bukan Lagi Negara Demokrasi

Dia menjelaskan, suatu negara dapat dikatakan bebas dari korupsi bila pemerintahan negara itu bisa berjalan dengan demokratis. Menurut dia, hal. Ini menjadi perhatian pemerintah dalam upaya membangun pemerintahan yang baik dan bersih.

"Jika negara berjalan demokratis maka korupsi bisa dieliminir, jika negara ingin bersih dari korupsi maka jalankan demokrasinya dengan baik. Sehingga kontrol terhadap korupsi akan berjalan baik," ungkapnya.

Mahfud pun menukil salah satu penelitian yang dilakukan mantan wartawan asal Australia. Di mana dalam penelitian itu disebutkan korupsi di Indonesia sudah sulit untuk dibersihkan.

Lebih jauh dituturkan, Indonesia menerapkan demokrasi yang salah. Menurut Mahfud, seharusnya, jika sebuah negara melakukan reformasi, maka korupsi di negaranya akan ikut menurun. Namun, hal itu tidak teraplikasi di Indonesia.

"Hasil penelitian itu di Indonesia justru sejak demokratisasi malah korupsinya bertambah. Apakah demokrasinya yang salah? tidak, berarti praktik demokrasinya yang salah," ungkapnya.



Dia menegaskan, untuk menyelesaikan masalah korupsi, tidak bisa mengandalkan satu lembaga saja. Sebab, pemberantasan korupsi menjadi masalah yang memerlukan kerja sama antar instansi.

"Tidak bisa bertumpu pada satu institusi pada eksekutif saja, legislatif saja, LSM saja, KPK saja, itu tidak bisa. Saya sebagai Menko Polhukam tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh aparat penegak hukum untuk selalu bersinergi dalam penegakan hukum," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Bukan Garasi Pejabat...
Bukan Garasi Pejabat Biasa: Dua Harley, Tiga Jip Legendaris, dan Rompi Oranye Silmy Karim
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Rekomendasi
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved