Soal Nama Soeharto, Mahfud MD Bersikukuh Keppres Hari Kedaulatan Negara Tepat
Jum'at, 04 Maret 2022 - 14:53 WIB
loading...
Fadli Zon meminta Keppres 2/2022 direvisi karena salahnya fatal tetapi Menko Polhukam Mahfud MD bergeming. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perdebatan soal Keppres Nomor 2/2002 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara masih berlanjut. Setelah dituding bahwa keppres itu berusaha membelokkan sejarah karena tidak mencantumkan nama mantan Presiden Soeharto , Menko Polhukam Mahfud MD kembali memperkuat argumennya dengan bersandar pada pendapat sejarawan.
”Sejarah itu fakta. Jika faktanya beragam dan diperdebatkan maka yg menentukan kebenaran ilmiahnya adl sejarawan dan forum ilmiah yg ditulis dlm Naskah Akademik,” cuit Mahfud lewat Twitter, Jumat (4/3/2022).
Baca juga: Keppres Serangan Umum 1 Maret Tak Cantumkan Nama Soeharto, Begini Penjelasan Mahfud MD
Sebagai ahli sejarah, sejarawan telah menilai apa yang dilakukan pemerintah suudah tepat. ”Sejarawan UGM bilang "tepat" jika nama Soeharto tak msk Kepres sebab Kepres bkn historiografi,” tulis Mahfud.
Sebelumnya, Mahfud menjelaskan alasan keppres tidak mencantumkan nama Soeharto. Menurut Mahfud, bukan cuma nama Soeharto yang tak ada di keppres tersebut. Yang dicantumkan hanya pimpinan negara.
”Sejarah itu fakta. Jika faktanya beragam dan diperdebatkan maka yg menentukan kebenaran ilmiahnya adl sejarawan dan forum ilmiah yg ditulis dlm Naskah Akademik,” cuit Mahfud lewat Twitter, Jumat (4/3/2022).
Baca juga: Keppres Serangan Umum 1 Maret Tak Cantumkan Nama Soeharto, Begini Penjelasan Mahfud MD
Sebagai ahli sejarah, sejarawan telah menilai apa yang dilakukan pemerintah suudah tepat. ”Sejarawan UGM bilang "tepat" jika nama Soeharto tak msk Kepres sebab Kepres bkn historiografi,” tulis Mahfud.
Sebelumnya, Mahfud menjelaskan alasan keppres tidak mencantumkan nama Soeharto. Menurut Mahfud, bukan cuma nama Soeharto yang tak ada di keppres tersebut. Yang dicantumkan hanya pimpinan negara.
Lihat Juga :