Survei LSI Sebut Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Tinggi, Tapi Trennya Menurun
Kamis, 03 Maret 2022 - 15:07 WIB
loading...
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan terhadap kinerja Jokowi tinggi namun demikian kini trennya menurun. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih cukup tinggi. Hal ini merujuk dari temuan yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Februari 2022 ini.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan memaparkan data terkait survei kepuasan publik terhadap presiden. Di mana, mereka yang menyatakan sangat puas sebesar 7,5%, cukup puas 58,8%, kurang puas 23,7%, dan 6,2% responden menyatakan tidak puas sama sekali.
"Survei pada Februari 2022 menemukan bahwa tingkat kepuasan terhadap presiden ada di angka 66,3%. Masih bagus, jadi mayoritas masyarakat menyatakan puas atas kinerja Pak Jokowi sebagai presiden," kata Djayadi dalam paparannya secara daring, Kamis (3/3/2022).
Baca juga: Survei LSN: Meski Kepuasan Terhadap Jokowi Tinggi, Tapi Publik Tolak Pemilu Ditunda
Meskipun tingkat kepuasan masih terbilang sangat tinggi, Djayadi memotret tingkat kepuasan ini justru mengalami penurunan dari survei yang telah dilakukan sebelumnya. Penurunan tersebut terjadi berkisar 5%.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan memaparkan data terkait survei kepuasan publik terhadap presiden. Di mana, mereka yang menyatakan sangat puas sebesar 7,5%, cukup puas 58,8%, kurang puas 23,7%, dan 6,2% responden menyatakan tidak puas sama sekali.
"Survei pada Februari 2022 menemukan bahwa tingkat kepuasan terhadap presiden ada di angka 66,3%. Masih bagus, jadi mayoritas masyarakat menyatakan puas atas kinerja Pak Jokowi sebagai presiden," kata Djayadi dalam paparannya secara daring, Kamis (3/3/2022).
Baca juga: Survei LSN: Meski Kepuasan Terhadap Jokowi Tinggi, Tapi Publik Tolak Pemilu Ditunda
Meskipun tingkat kepuasan masih terbilang sangat tinggi, Djayadi memotret tingkat kepuasan ini justru mengalami penurunan dari survei yang telah dilakukan sebelumnya. Penurunan tersebut terjadi berkisar 5%.