Urusan Minyak Goreng dan Kedelai Lebih Penting, PDIP Minta Stop Berimajinasi Menunda Pemilu 2024
Minggu, 27 Februari 2022 - 12:10 WIB
loading...
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto kembali merespons soal wacana penundaan Pemilu 2024 yang dilontarkan sejumlah petinggi partai politik. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekjen DPP PDI Perjuangan ( PDIP ), Hasto Kristiyanto kembali merespons soal wacana penundaan Pemilu 2024 yang dilontarkan sejumlah petinggi partai politik. Ia mengingatkan bahwa dalam berpolitik harus setia dan taat pada konsitusi serta tidak ingin menghianati semangat reformasi yang memutuskan ada pembatasan masa jabatan Presiden RI.
"Bagi PDI Perjuangan prioritas praktik kekuasaan saat ini adalah bersama rakyat mengatasi berbagai dampak pandemi, serta bagaimana pemerintah fokus mengatasi kelangkaan minyak goreng, kenaikan harga kedelai yang berdampak pada industri rakyat tahu-tempe dan berbagai masalah penting lainnya daripada berimajinasi tentang penundaan Pemilu," kata Hasto saat berkunjung ke Banda Aceh, Minggu (27/2/2022).
Hasto berkunjung ke Aceh bersama Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri untuk mengikuti agenda konsolidasi partai dan memberikan kuliah umum di Universitas Syiah Kuala. Hasto menegaskan, urusan rakyat jauh lebih penting dilakukan ketimbang penundaan pemilu.
"Berbagai persoalan terkait dengan kenaikan kebutuhan pokok rakyat menunjukkan bagaimana kapitalisme masih bekerja kuat dalam perekonomian Indonesia, meskipun Presiden Jokowi telah bekerja keras mendorong struktur ekonomi yang lebih berkeadilan. Urusan rakyat ini jauh lebih penting ditangani daripada menunda Pemilu, mengingat antara Pemerintah dan DPR RI sudah sepakat untuk menyelenggarakan Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024," kata Hasto.
"Bagi PDI Perjuangan prioritas praktik kekuasaan saat ini adalah bersama rakyat mengatasi berbagai dampak pandemi, serta bagaimana pemerintah fokus mengatasi kelangkaan minyak goreng, kenaikan harga kedelai yang berdampak pada industri rakyat tahu-tempe dan berbagai masalah penting lainnya daripada berimajinasi tentang penundaan Pemilu," kata Hasto saat berkunjung ke Banda Aceh, Minggu (27/2/2022).
Hasto berkunjung ke Aceh bersama Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri untuk mengikuti agenda konsolidasi partai dan memberikan kuliah umum di Universitas Syiah Kuala. Hasto menegaskan, urusan rakyat jauh lebih penting dilakukan ketimbang penundaan pemilu.
"Berbagai persoalan terkait dengan kenaikan kebutuhan pokok rakyat menunjukkan bagaimana kapitalisme masih bekerja kuat dalam perekonomian Indonesia, meskipun Presiden Jokowi telah bekerja keras mendorong struktur ekonomi yang lebih berkeadilan. Urusan rakyat ini jauh lebih penting ditangani daripada menunda Pemilu, mengingat antara Pemerintah dan DPR RI sudah sepakat untuk menyelenggarakan Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024," kata Hasto.
Lihat Juga :