Minta Organisasi Keagamaan Moderat, Wapres: Jangan Ekstrem Kiri atau Kanan

Selasa, 22 Februari 2022 - 14:55 WIB
loading...
Minta Organisasi Keagamaan...
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin meminta organisasi keagamaan tetap berada di tengah atau moderat untuk memelihara perdamaian dalam kemajemukan NKRI. Foto/Setneg
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin meminta organisasi keagamaan tetap berada di tengah atau moderat untuk memelihara perdamaian dalam kemajemukan NKRI. Menurutnya, organisasi keagamaan tidak boleh jenuh menggaungkan nilai-nilai moderasi beragama atau wasathiyah.

"Saya berharap paling tidak terdapat tiga hal pokok yang dapat disumbangkan oleh organisasi keagamaan termasuk DDI, yang pertama, saya berharap dapat membangun masyarakat yang wasathiyyin yaitu masyarakat yang berfikir moderat," ujar Ma'ruf dalam sambutannya secara virtual dalam kegiatan Muktamar XXII Darud Da'wah Wal-irsyad (DDI), Selasa (22/2/2022). Baca juga: Wapres: Peran BKKBN Harus Kembali Digemakan



"Moderasi beragama atau at-tawassuth atau bersikap tengah-tengah, sedang-sedang, tidak ekstrem kiri ataupun ekstrem kanan. Bukan generasi yang ifrathiyyin, ataupun yang tafrithyyin, yaitu yang ekstrem ke kanan yang berlebihan dalam beragama," lanjutnya.

Dengan nilai-nilai wasathiyah, Ma'ruf meyakini dapat memelihara perdamaian dalam kemajemukan di negara Indonesia yang tercinta ini. "Anugerah Allah SWT ini jangan sampai rusak karena adanya paham-paham yang ekstrem, baik itu yang ifrath, golongan yang intoleran karena berlebihan atau ghulu dalam beragama, maupun al tafrith, yaitu golongan yang apatis, tidak bersemangat dalam beragama dan berdakwah," tutur Ma'ruf Amin.

"DDI telah memiliki komitmen dan agenda untuk mengaktualisasikan nilai-nilai wasathiyah di Tanah Air. Ini sangat baik, karena nilai-nilai wasathiyah memang harus tercermin di dalam kehidupan kita sehari-hari, sehingga menjadi salah satu karakter diri dari bangsa ini," kata Ma'ruf Amin.

Namun demikian, Ma'ruf mengingatkan kepedulian umat dalam menjalankan agama sesuai dengan dakwah yang baik dan toleran."Kalau dalam bahasa agama itu wa la thatghau jangan kamu melampaui batas, tapi juga tidak tafrith yaitu yang sama sekali tidak mempunyai kepedulian, abai, tidak punya rasa tanggung jawab untuk mengembangkan dakwah Islamiyah."

"Sesungguhnya kita mempunyai nilai tradisi yang sudah sangat baik yang oleh orang-orang di luar negeri dianggap kita ini merupakan umat Islam yang wasathy, yang toleran, yang tasamuh," imbuh dia.

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Amin juga meminta umat untuk membangun generasi ‘abidin yaitu generasi abidin yaitu generasi yang menjalankan ajaran agama sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah SWT yakni dengan menunaikan salat dan tidak mengikuti hawa nafsu yang berujung pada kehancuran atau binasa. Baca juga: Wapres Ungkap Sejumlah Potensi dan Tantangan yang Dihadapi NU

Terakhir, Ma'ruf mengingatkan umat untuk membangun generasi yang menurut Al-Qur’an itu al musta’mirin yaitu generasi yang mampu memakmurkan bumi seperti perintah Allah. Salah satunya kata Ma'ruf Amin dapat diwujudkan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Kenang KH Abdul Wahab...
Kenang KH Abdul Wahab Hasbullah, Kiai Ma'ruf Amin: Ulama, Negarawan, dan Politisi
KH Maruf Amin Tak Masalah...
KH Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung BoP Sepanjang Tetap Dukung Palestina Merdeka
Tantangan NU di Masa...
Tantangan NU di Masa Depan Lebih Sulit, KH Ma'ruf Amin: Pola Pikir Kiai Wahab Jadi Rujukan
Dukung KPK Kembali ke...
Dukung KPK Kembali ke UU Lama, KH Ma'ruf Amin: Kalau Performa Kurang, Sebaiknya Dikembalikan
Muktamar ke-35 NU, KH...
Muktamar ke-35 NU, KH Ma'ruf Amin-Abdussalam Dinilai Bisa Kembalikan Jati Diri NU
KH Ma’ruf Amin: Gernas...
KH Ma’ruf Amin: Gernas Ayo Mondok Tingkatkan Minat Pendidikan Pesantren
10 Organisasi Keagamaan...
10 Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia, Muhammadiyah Jadi Wakil Indonesia
Mantan Wapres KH Maruf...
Mantan Wapres KH Ma'ruf Amin Dukung Andra Soni di Pilgub Banten
Rekomendasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved