SNNU: Indonesia Harus Siap dengan Gempuran Klaim Internasional
Minggu, 14 Juni 2020 - 17:05 WIB
loading...
Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Witjaksono. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia telah menyampaikan sikap tegas menolak klaim Pemerintah China atas Laut China Selatan .
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyatakan Pemerintah Indonesia tidak akan mengakui klaim nine dash line China.
Dia menilai klaim sepihak China merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional yakni UNCLOS 1982.
Menanggapi itu, Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Witjaksono meminta pemerintah menyiapkan diri dari berbabagi gempuran klaim internasional, khususnya berkaitan isu nine dash line yang dilakukan China.
Witjak mengatakan, dalam menghadapi proyeksi dua kekuatan besar yang disampaikan Menlu Retno, TNI Angkatan Laut dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) harus maksimal menjalankan perannya.
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyatakan Pemerintah Indonesia tidak akan mengakui klaim nine dash line China.
Dia menilai klaim sepihak China merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional yakni UNCLOS 1982.
Menanggapi itu, Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Witjaksono meminta pemerintah menyiapkan diri dari berbabagi gempuran klaim internasional, khususnya berkaitan isu nine dash line yang dilakukan China.
Witjak mengatakan, dalam menghadapi proyeksi dua kekuatan besar yang disampaikan Menlu Retno, TNI Angkatan Laut dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) harus maksimal menjalankan perannya.