Dubes RI untuk Saudi: 8 Juta Lapangan Pekerjaan Sektor Formal Menanti di Arab Saudi

Minggu, 20 Februari 2022 - 21:13 WIB
loading...
Dubes RI untuk Saudi:...
Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad menyatakan bahwa tahun ini Arab Saudi membutuhkan 8 juta orang tenaga kerja sektor formal yang sebagian besar untuk profesi dokter dan perawat. FOTO/MNC Portal
A A A
JAKARTA - Kabar gembira bagi WNI yang ingin bekerja di Arab Saudi . Tahun ini negeri Raja Salmantersebut membutuhkan 8 juta orang tenaga kerja sektor formal yang sebagian besar untuk profesi dokter dan perawat.

Sedangkan untuk sektor informal dibutuhkan sekitar 3 juta orang. "Kami berharap tenaga kerja Indonesia banyak bekerja di sektor formal, karena akan lebih baik bagi Citra Indonesia," kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad saat menerima sejumlah media di kantor Kedutaan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi.

Abdul Azis Ahmad yang didampingi wakil dubes dan sejumlah diplomat juga berharap nantinya Kedutaan Besar RI akan lebih fokus menghadapi hubungan perdagangan dan kerja sama ekonomi dalam melakukan diplomasi. "Bahkan untuk tenaga perawat, kami diminta untuk menyiapkan 500 orang dalam waktu dekat ini," ungkapnya.



Sejauh ini Pemerintah Arab Saudi aktif dan mengambil inisiatif menawarkan program untuk pekerja profesional. Program ini diharapkan membantu para pencari kerja di Indonesia agar mudah bekerja di Saudi Arabia. Hal ini akan lebih baik bagi pekerja Indonesia untuk menghindari insecure labour.

Baca juga: 28.000 Wanita Saudi Berebut 30 Lowongan Masinis Kereta Mekah-Madinah
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Andrie Yunus Belum Bisa...
Andrie Yunus Belum Bisa Hadiri Persidangan karena Risiko Infeksi
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Kenapa Memijat Pelipis...
Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter
Rekomendasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Pertemuan Putin dan...
Pertemuan Putin dan Trump Digelar Bulan Ini di Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved