Torehkan Tinta Emas di AS, Calon Jenderal Kopassus Ini Pernah Jadi Pedagang Asongan

Sabtu, 19 Februari 2022 - 21:44 WIB
loading...
Torehkan Tinta Emas...
Mayor Inf Alzaki saat berfoto bersama Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono beserta perwira lainnya. Foto/Dispenad
A A A
JAKARTA - Sederet prestasi yang diukir Mayor Inf Alzaki tersebut tak lepas dari semangatnya membantu orang tua sejak masa kecil. Demi meringankan beban ayah dan ibunya, prajurit Kopassus ini pernah menjadi pedagang asongan.

Baca juga: Lulusan Terbaik Akmil 2004, Calon Jenderal Kopassus Ini Ukir Prestasi Emas di AS

Tentara kelahiran 23 Oktober 1982 tersebut menuturkan, kala itu dia memutuskan dagang asongan dan membantu usaha bengkel keluarga karena kehidupan yang pas-pasan. Terlebih dirinya sebagai anak pertama, sehingga makin termotivasi.

Baca juga: Karya Tulis Prajurit Kopassus Ini Diganjar Penghargaan dari Militer AS

Saat awal-awal berjualan, orang tuanya sempat melarang. Mereka meminta dirinya fokus belajar. "Karena saya selalu menjadi juara 1 di SD maupun SMP dan menjadi siswa teladan di daerah, mereka pun tidak melarang ataupun meminta saya berjualan atau bekerja di bengkel," kata Alzaki dikutip dari laman resmi TNI AD, Sabtu (19/2/2022).



Setelah pendidikan tingkat pertama, Alzaki diterima masuk SMA Taruna Nusantara. Setelah itu dia melanjutkan ke Akademi Militer. Awal mula kariernya sebagai perwira pertama di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif). Setelah itu dia menjabat Danyon 812 di satuan paling elite Kopassus yakni Sat-81 hingga kini.

Sebelumnya, Nama Mayor Inf Alzaki tak banyak publik tahu, namun prajurit tangguh dari Komando Pasukan Khusus atau Kopassus ini menorehkan prestasi emas di tingkat dunia.

Dikenal sebagai perwira berotak encer, Alzaki berhasil menuntaskan semua pendidikan itu dengan hasil sangat memuaskan. Khusus pendidikan di Seskoad AS, dia bahkan mencatat prestasi yang tak main-main.

Dalam rekam jejaknya, lulusan terbaik Akademi Militer 2004 ini telah menggenggam gelar mentereng di Amerika Serikat (AS). Peraih Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama itu tercatat sebagai tentara Indonesia pertama yang menerima The Simon Center Interagency Writing dari US Army Commanding General & Staff College (CGSC).

Penghargaan tersebut bukan sembarangan, melainkan sangat prestisius dari lembaga terhormat kelas dunia. Prestasi tersebut sekaligus menjadi catatan sejarah tersendiri Indonesia di pentas internasional karena nama Alzaki terukir di Wall of Fame (WOF) US Army Command and General Staff College (CGSC).

"Alzaki kembali ke Tanah Air pada 2019 setelah empat tahun di Fort Leavonworth (Kansas) dengan membawa gelar-gelar sepanjang gerbong kereta api di belakang namanya (MM, MBA, MMAS)," tulis buku 'Kopassus untuk Indonesia: Profesionalisme Prajurit Kopassus' karya Iwan Santosa dan EA Natanegara.

Dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) beberapa waktu lalu, Alzaki telah menunjukkan kualitasnya sebagai perwira siswa Indonesia yang brilian. Karya tulisnya tentang Strategi Pengembangan Kekuatan Pertahanan Siber memperoleh penghargaan sebagai tulisan terbaik dari The Simon Centre.

The Simon Centre merupakan lembaga di US Army CGSC yang melaksanakan riset strategis pertahanan. Alzaki merupakan perwira non-AS pertama yang meraih penghargaan tersebut.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
TNI Bantu Berantas Begal,...
TNI Bantu Berantas Begal, Pakar Hukum: Harus Berdasarkan Permintaan Kepolisian
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Rekomendasi
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Berita Terkini
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved