Jokowi Minta Vaksinasi Booster Dipusatkan di Pasar dan Pertokoan

Jum'at, 18 Februari 2022 - 19:49 WIB
loading...
Jokowi Minta Vaksinasi...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar vaksinasi booster dipusatkan di tempat-tempat yang interaksinya tinggi seperti di pasar hingga pertokoan. Foto/BPMI Setpres
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar vaksinasi booster dipusatkan di tempat-tempat yang interaksinya tinggi seperti di pasar hingga pertokoan. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat cakupan vaksinasi serta melindungi kelompok rentan dari terpapar varian Omicron.

“Untuk booster saya titip agar disuntikkan di tempat-tempat yang interaksinya tinggi. Mungkin di pasar atau di pertokoan yang interaksinya antar masyarakat tinggi,” ujar Jokowi secara virtual dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (18/2/2022). Baca juga: Antisipasi Serangan Omicron, Penghuni Apartemen Kalibata City Divaksin Booster

Jokowi menegaskan bahwa kunci dari pengendalian Covid-19 ini adalah vaksinasi dan protokol kesehatan. “Karena memang kunci dari pengendalian Covid-19 ini adalah vaksinasi dan yang kedua adalah protokol kesehatan.”

“Saya rasa kalau dua hal ini bisa kita tingkatkan secara masif di masyarakat, insya Allah negara kita akan segera masuk ke dari pandemi ke endemi. Kita harapkan juga pemulihan ekonomi nasional juga bisa kita percepat,” tegas Jokowi.

Sementara itu, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang bahu-membahu dalam rangka percepatan vaksinasi. Baca juga: Omicron Menggila, Biddokkes Polda Kepri Kebut Vaksinasi Booster

“Sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Menteri Kesehatan, seluruh jajaran Kemenkes, Pak Kapolri beserta seluruh jajaran Polri, Panglima TNI beserta seluruh jajaran TNI, Pak Ka BIN beserta seluruh jajaran Kabinda di daerah dan seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, kota yang bekerja sama bahu-membahu dalam rangka percepatan vaksinasi kita.”
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved