Soal Wadas, Arsul Sani Apresiasi Ganjar dan Minta Semua Pihak Terbuka

Rabu, 16 Februari 2022 - 16:11 WIB
loading...
Soal Wadas, Arsul Sani...
Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani memuji Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo yang berdialog langsung dengan warga Desa Wadas, Purworejo. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani memuji Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo yang berdialog langsung dengan warga Desa Wadas, Purworejo. Dia pun berharap, semua pihak saling terbuka.

Baca juga: Suarakan Penolakan Tambang Wadas, Akun Twitter @Wadas_Melawan Disuspend

"Prinsipnya, masing-masing perlu terbuka mencari alternatif yang baik dan tidak berangkat dari posisi 'pokok'-nya, sehingga dialog bisa jalan," ujar Arsul kepada wartawan, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Insiden Wadas, Tokoh Warga Sebut Masalahnya Kompleks

Arsul meminta Pemprov Jateng dan para warga yang kontra terhadap pembangunan, saling membuka dialog. Dia pun menyarankan peran serta tokoh masyarakat hingga agama turut dilibatkan.



"Kami berharap, baik pemerintah maupun warga yang menolak, terus membuka komunikasi baik langsung atau melalui aktivis atau ulama tertentu seperti Kiai Abdul Azis itu," ucapnya.

Waketum DPP PPP ini menyebut, resolusi tertentu bakal lahir jika ruang dialog telah dikedepankan. Dia pun mengingatkan, komunikasi yang telah terjadi harus diwujudkan dalam kebijakan terukur nantinya.

"Tentu yang diharapkan adalah tindak lanjut dari kebijakan mendengarkan semua pihak," kata Asrul.

Sebelumnya, ulama asal Yogyakarta, Ahmad Muwafiq turut mengapresiasi Ganjar Pranowo yang datang menemui warga Desa Wadas. Pria yang akrab disapa Gus Muwafiq ini menilai, sikap tersebut merupakan bentuk keseriusan dan tanggung jawab Ganjar.

"Mas Ganjar memang begitu orangnya, caranya Mas Ganjar ya begitu itu. Bagus menurut saya. Itu menunjukkan tanggung jawab, tidak cuci tangan dan hanya berada di belakang meja kemudian memantau saja," kata Gus Muwafiq dalam keterangan tertulis, Senin (14/2/2022).
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Kaesang Sebut Jawa Tengah...
Kaesang Sebut Jawa Tengah Kandang Gajah, Jubir PSI Bicara Basis Utama Loyalis Jokowi
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Rekomendasi
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Berita Terkini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved