Kemenkes Ungkap Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 Beberapa Hari ke Depan
Rabu, 16 Februari 2022 - 13:10 WIB
loading...
Kemenkes mengungkapkan potensi peningkatan kasus Covid-19 beberapa hari ke depan di semua wilayah Indonesia. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) mengungkapkan potensi peningkatan kasus Covid-19 beberapa hari ke depan di semua wilayah Indonesia. Saat ini kasus Omicron secara nasional dilaporkan sudah mencapai 98%.
"Kita melihat kasus Omicron secara nasional di laporkan ada 98% dan lainnya itu adalah 2%," kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi saat Konferensi Pers secara virtual, Rabu (16/2/2022).
Menurut Nadia, saat ini seluruh Provinsi di Indonesia mengalami peningkatan kasus Covid-19. "Seluruh provinsi mengalami peningkatan insiden kasus. Kita melihat Jakarta, Bali, dan Banten ini termasuk di dalam level 4, artinya lebih dari 150 kasus per 100.000 penduduk per minggu yang kasus baru sudah melebihi dari periode pada saat Delta," katanya.
"Kemungkinan terbuka untuk semua wilayah mengalami peningkatan kasus di beberapa hari ke depan. Dan ini tergantung pada upaya kita untuk menekan tingkat penularan dengan terus menerapkan protokol kesehatan, lakukan isolasi dan tentunya meningkatkan lancakan kontak serta vaksinasi," katanya.
"Kita melihat kasus Omicron secara nasional di laporkan ada 98% dan lainnya itu adalah 2%," kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi saat Konferensi Pers secara virtual, Rabu (16/2/2022).
Menurut Nadia, saat ini seluruh Provinsi di Indonesia mengalami peningkatan kasus Covid-19. "Seluruh provinsi mengalami peningkatan insiden kasus. Kita melihat Jakarta, Bali, dan Banten ini termasuk di dalam level 4, artinya lebih dari 150 kasus per 100.000 penduduk per minggu yang kasus baru sudah melebihi dari periode pada saat Delta," katanya.
"Kemungkinan terbuka untuk semua wilayah mengalami peningkatan kasus di beberapa hari ke depan. Dan ini tergantung pada upaya kita untuk menekan tingkat penularan dengan terus menerapkan protokol kesehatan, lakukan isolasi dan tentunya meningkatkan lancakan kontak serta vaksinasi," katanya.
Lihat Juga :