Jumlah Peneliti Rendah, Wapres: Indonesia Kalah Jauh dari Jepang dan Korsel
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:22 WIB
loading...
A
A
A
Wapres mengungkapkan, saat ini persentase lulusan bidang STEM di Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 19,42%. Situasi ini tergolong rendah dibandingkan negara anggota G20 lainnya, seperti India dan Rusia pada tahun 2018 berurutan sebanyak 32,65% dan 31,06% dari Education Statistics World Bank, 2016-2018.
"Kondisi itulah yang menjadi penyebab jumlah paten di Indonesia juga belum banyak," tegas Wapres.
Wapres mengatakan, pada tahun 2020 jumlah paten di Indonesia hanya 1.309, sementara itu jumlah paten di India pada tahun yang sama mencapai 23.141, Amerika Serikat 269.586, dan Tiongkok bahkan telah mencapai 1.344.817 aplikasi paten.
"Implikasi dari faktor-faktor tersebut menyebabkan inovasi belum menjadi praktik keseharian dalam banyak lapangan kehidupan, khususnya di bidang ekonomi," tutup Wapres.
"Kondisi itulah yang menjadi penyebab jumlah paten di Indonesia juga belum banyak," tegas Wapres.
Wapres mengatakan, pada tahun 2020 jumlah paten di Indonesia hanya 1.309, sementara itu jumlah paten di India pada tahun yang sama mencapai 23.141, Amerika Serikat 269.586, dan Tiongkok bahkan telah mencapai 1.344.817 aplikasi paten.
"Implikasi dari faktor-faktor tersebut menyebabkan inovasi belum menjadi praktik keseharian dalam banyak lapangan kehidupan, khususnya di bidang ekonomi," tutup Wapres.
(maf)
Lihat Juga :