Komisi VIII DPR Awasi Langsung Penyaluran BNPT, PPKM dan PKH

Senin, 07 Februari 2022 - 14:00 WIB
loading...
Komisi VIII DPR Awasi...
Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran dana bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu di empat daerah yakni Bengkalis, Dumai, Siak, dan Pekanbaru, Provinsi Riau. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad secara maraton mulai 4 hingga 6 Februari 2022 melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran dana bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu di empat daerah yakni Bengkalis, Dumai, Siak, dan Pekanbaru, Provinsi Riau. Monitoring dan evaluasi agar penyaluran bansos tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan.

Menurut Achmad, total anggaran yang disalurkan sekitar Rp1,2 triliun lebih, untuk seluruh daerah di Riau. Bantuan tersebut meliputi Bantuan Non Pangan Tunai (BNPT), PPKM, dan Program Keluarga Harapan (PKH). Semua anggaran ini bersumber dari APBN 2021.

"Karena ini anggaran 2021, maka penyalurannya paling lambat 15 Februari 2022 ini harus tuntas. Jika tidak dananya bisa ditarik lagi oleh pusat. Kan sayang karena kami di Komisi VIII sudah berjuang mendapatkan dana ini. Makanya saya turun ke empat daerah ini untuk mengevaluasi langsung bahwa bansos ini sudah tersalurkan semua pada masyarakat, dan pada pihak yang tepat," kata Achmad, Senin (7/2/22).



Achmad memaparkan, bantuan sosial yang disalurkan ke masyarakat kurang mampu adalah Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp300.000/penerima. Total penerimanya tercatat 165.998 orang, dengan anggaran Rp299 miliar. Bantuan sosial PPKM diberikan kepada 187.000 penerima dengan total anggaran Rp219 miliar, serta bansos BSP yang disalurkan kepada 259.000 penerima manfaat, dengan jumlah anggaran keseluruhan Rp682 miliar.

"Saya berharap bansos untuk masyarakat kurang mampu ini dapat meringankan beban mereka, dan saya di Komisi VIII akan terus memperjuangkan bansos untuk masyarakat Riau," ujar mantan Bupati Rohul ini.

Dari hasil peninjauan, Achmad menilai penyaluran bansos sudah berjalan lancar. Hanya ada beberapa kendala untuk dievaluasi ke depannya. Pertama, ada keluarga penerima bantuan yang pindah alamat tapi tidak melapor ke kantor desa atau kantor lurah. Kedua, penerima meninggal dunia dan tidak diketahui siapa ahli warisnya. Ketiga, penerima bansos tidak tepat sasaran.

Baca juga: Cair Bulan Ini, Simak Cara Daftar dan Cek Penerima Bansos PKH

"Tidak tepat sasaran maksudnya, keluarga mampu tapi tercatat sebagai penerima bantuan. Nah, yang seperti ini kan harus kita perbaiki agar tidak terjadi lagi," ujar politikus Partai Demokrat ini.

Achmad menjelaskan, penyaluran bansos bertujuan membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan yang layak, agar terpenuhi juga dari sisi gizinya.

Selama monitoring di empat daerah tersebut, Achmad didampingi Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah 1 Kementrian Sosial, Mira Riati Kurniasih beserta rombongan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahur Bareng Korban...
Sahur Bareng Korban Banjir, Ketua Komisi VIII Pastikan Negara Hadir
Anggota TNI, Polri,...
Anggota TNI, Polri, dan ASN Tidak Boleh Mendapat Bansos
Pemerintah Wacanakan...
Pemerintah Wacanakan Pangkas Pelaksanaan Ibadah Haji selama 10 Hari
Biaya Haji 2025 Turun,...
Biaya Haji 2025 Turun, Sekjen PKB: Kualitas Pelayanan Tak Boleh Menurun
Presiden Prabowo Tak...
Presiden Prabowo Tak Puas dengan Penurunan Biaya Haji 2025
Mensos: Data Tunggal...
Mensos: Data Tunggal Sosial Ekonomi Kunci Penyaluran Bansos 2025
Komisi VIII DPR Bentuk...
Komisi VIII DPR Bentuk Panja Haji, Dipimpin Politikus Gerindra Abdul Wachid
Antisipasi PPN 12% dan...
Antisipasi PPN 12% dan Pembatasan Subsidi, Pemerintah Tambah Bansos di 2025
Sistem Penyelenggaraan...
Sistem Penyelenggaraan Haji Diubah, Anggota DPR Selly Gantina: Revisi Undang-undang
Rekomendasi
102.925 Pengunjung Serbu...
102.925 Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Jalanan Macet!
Efek Tarif Trump, Rupiah...
Efek Tarif Trump, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp16.772 per USD
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
Berita Terkini
Indonesia Kirim Bantuan...
Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar Senilai 1,2 Juta Dolar AS
1 jam yang lalu
26 Jenderal Baru Polri...
26 Jenderal Baru Polri Dilantik Sehari sebelum Lebaran, Lengkap dengan Jabatannya
2 jam yang lalu
Tim INASAR Temukan 3...
Tim INASAR Temukan 3 Jasad Korban Gempa Myanmar di Reruntuhan
3 jam yang lalu
Didit Prabowo Sowan...
Didit Prabowo Sowan ke Megawati, PAN: Langkah Positif Redam Dinamika Politik
5 jam yang lalu
Prabowo dan Megawati...
Prabowo dan Megawati Akan Bertemu usai Lebaran, Apa yang Dibahas?
5 jam yang lalu
10 Dirresnarkoba Dimutasi...
10 Dirresnarkoba Dimutasi Kapolri Maret 2025, Berikut Ini Nama-namanya
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Contraflow Arus...
Jadwal Contraflow Arus Mudik dan Balik Lebaran di Tol Jakarta-Cikampek
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved