Gawat! Komandan TNI Pilih Jaga Ransel saat Anak Buah Serbu Musuh, Prabowo Murka

Senin, 07 Februari 2022 - 12:20 WIB
loading...
A A A
"Kita sering bergerak. Hubungan peleton atau tim bahkan regu dan asi-aksi kontak senjata tersebut sangat penting. Itu drill," kata Prabowo dalam bukunya, dikutip, Minggu (6/2/2022).

Menurut mantan Danjen Kopassus ini, drill sangat penting. Dalam operasi antigerilya, lazim ada 10-12 drill. Biasanya, kata Prabowo, bagian pertama dari drill tersebut setelah mendengar tembakan, prajurit akan melepas ransel.

Lalu, dua orang dalam tim akan ditunjuk untuk mengumpulkan ransel dan menjaganya di belakang. Sisanya melakukan penghadangan dan melanjutkan serbuan kepada musuh.

Baca juga: Prabowo Subianto Perkenalkan Logo Baru Kemhan kepada Panglima TNI dan Kapolri

"Tempat komandan selalu ada di unsur penyerbu. Tapi saya pernah dengar dari rekan-rekan saya, pernah terjadi komandan-komandan dari drill tersebut perintahkan adalah untuk anak buahnya melakukan serbuan dan dia menjaga ransel," tuturnya.

Prabowo pun geram dengan cerita seperti itu. Menurutnya, tidak masuk akal ketika bintara peleton diminta menyerbu, sementara komandan malah jaga ransel di belakang. "Menurut pendapat saya, ini sangat memalukan. Komandan peleton, lulusan Akademi Militer, sebetulnya adalah pribadi gagah, harapan seluruh bangsa yang dikagumi siapa pun. Kalau ternyata hanya menjaga ransel, menurut saya ini tindakan yang sangat memalukan," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan Harlah ke-28 PKB
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Rekomendasi
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Berita Terkini
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Infografis
Saat Ini, Musuh Terberat...
Saat Ini, Musuh Terberat Israel Adalah Kelompok Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved