Kepala BIN Bicara Soal IKN: Ini Akan Jadi Sejarah Baru Indonesia
Minggu, 06 Februari 2022 - 07:04 WIB
loading...
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah resmi mensahkan Undang-undang Ibu Kota Negara (IKN). Pengesahan UU IKN menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memindahkan ibu kota negara (IKN) baru ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan mengatakan pemerintah tengah merancang proses pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Pemerintah memastikan IKN akan menjadi ikon sejarah baru Negara dengan konsep ibu kota baru.
”Pemerintah sangat serius membangun di Ibu Kota Negara (IKN) baru. Berpindahnya IKN akan menjadi sejarah baru untuk Indonesia,” ujar Budi Gunawan, Jumat (4/2/2022). Baca juga: Kantor Koarmada RI Belum Masuk Perencanaan IKN Nusantara, Ini Kata KSAL
Budi Gunawan kemudian bicara soal alasan utama pemerintah memindahkan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim. Budi menyebut pemerintah ingin mengubah stigma bahwa Indonesia hanya pulau Jawa.
“Bahwa Indonesia memiliki luas yang melimpah dengan ekosistem yang luar biasa. Maka bapak Presiden ingin tidak ada kesenjangan antara pulau Jawa dan lainnya,” jelasnya.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan mengatakan pemerintah tengah merancang proses pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Pemerintah memastikan IKN akan menjadi ikon sejarah baru Negara dengan konsep ibu kota baru.
”Pemerintah sangat serius membangun di Ibu Kota Negara (IKN) baru. Berpindahnya IKN akan menjadi sejarah baru untuk Indonesia,” ujar Budi Gunawan, Jumat (4/2/2022). Baca juga: Kantor Koarmada RI Belum Masuk Perencanaan IKN Nusantara, Ini Kata KSAL
Budi Gunawan kemudian bicara soal alasan utama pemerintah memindahkan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim. Budi menyebut pemerintah ingin mengubah stigma bahwa Indonesia hanya pulau Jawa.
“Bahwa Indonesia memiliki luas yang melimpah dengan ekosistem yang luar biasa. Maka bapak Presiden ingin tidak ada kesenjangan antara pulau Jawa dan lainnya,” jelasnya.
Lihat Juga :