AHY: Demokrat Bersiap Jadi Kuda Hitam di Pemilu 2024
Jum'at, 04 Februari 2022 - 11:45 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak seluruh kader untuk tidak jumawa. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak seluruh kader untuk tidak jumawa. Menurutnya, tidak apa-apa jika Demokrat tidak dianggap oleh lawan-lawan politik, tapi tetap fokus pada kerja keras untuk meraih kemenangan.
"Jangan merasa diri hebat. Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak diperhitungkan, tapi menang," kata AHY di depan ratusan anggota DPRD Partai Demokrat dari sejumlah provinsi dan kabupaten/kota pada Kamis, 3 Februari 2022 malam, melalui keterangan pers yang diterima Jumat (4/2/2022).
Kemudian, AHY menjelaskan sejumlah jenis kuda, salah satunya kuda perang. Untuk itu, AHY mengajak para wakil rakyat ini untuk menjadi kuda perang.
Baca juga: Plus Minus Duet Anies - AHY, Berharap Efek Ekor Jas
"Kuda perang adalah kuda yang bisa berlari kencang, tapi punya inisiatif kapan harus melambat, berhenti atau bahkan berbelok untuk mencapai kemenangan. Jadi jangan asal lari kencang tanpa henti atau baru bergerak jika diperintah," seru putra sulung Presiden RI ke-6 ini.
Lulusan Harvard University ini menjelaskan bahwa saat ini tren elektabilitas Partai Demokrat terus bergerak naik, berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga di sepanjang 2021. "Survei adalah barometer, tapi untuk menang, tidak cukup hanya survei. Para anggota Dewan sekalian harus kerja keras turun ke lapangan, bantu rakyat dan tunjukkan identitas nasionalis-religius kita sebagai jati diri Demokrat," tuturnya.
Baca juga: Terbongkar! Sandi Pilih Anies Bukan untuk Lawan Ahok tapi Tandingi AHY
"Jangan merasa diri hebat. Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak diperhitungkan, tapi menang," kata AHY di depan ratusan anggota DPRD Partai Demokrat dari sejumlah provinsi dan kabupaten/kota pada Kamis, 3 Februari 2022 malam, melalui keterangan pers yang diterima Jumat (4/2/2022).
Kemudian, AHY menjelaskan sejumlah jenis kuda, salah satunya kuda perang. Untuk itu, AHY mengajak para wakil rakyat ini untuk menjadi kuda perang.
Baca juga: Plus Minus Duet Anies - AHY, Berharap Efek Ekor Jas
"Kuda perang adalah kuda yang bisa berlari kencang, tapi punya inisiatif kapan harus melambat, berhenti atau bahkan berbelok untuk mencapai kemenangan. Jadi jangan asal lari kencang tanpa henti atau baru bergerak jika diperintah," seru putra sulung Presiden RI ke-6 ini.
Lulusan Harvard University ini menjelaskan bahwa saat ini tren elektabilitas Partai Demokrat terus bergerak naik, berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga di sepanjang 2021. "Survei adalah barometer, tapi untuk menang, tidak cukup hanya survei. Para anggota Dewan sekalian harus kerja keras turun ke lapangan, bantu rakyat dan tunjukkan identitas nasionalis-religius kita sebagai jati diri Demokrat," tuturnya.
Baca juga: Terbongkar! Sandi Pilih Anies Bukan untuk Lawan Ahok tapi Tandingi AHY
Lihat Juga :