Tak Bisa Hanya Minta Maaf, PAN Dorong Pengusutan Kasus Hasil PCR Palsu
Jum'at, 04 Februari 2022 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
Ia menekankan lembaga berwenang harus menetapkan SOP baku dalam pelaksanaan PCR. Hal ini demi meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa tidak ada permainan di bidang kesehatan selama pandemi. "Ini harus menjadi pelajaran bagi seluruh elemen penyedia jasa kesehatan untuk bekerja secara profesional dan transparan," katanya.
Untuk diketahui, sebelumnya masyarakat dikejutkan dengan beredarnya sebuah video di dunia maya yang memperlihatkan hasil tes swab Covid-19 palsu. Dalam video itu terdengar suara perempuan dewasa yang sedang marah-marah di salah satu lokasi Bumame Farmasi. Perempuan itu mengaku sudah mendapat kiriman dua hasil tes swab, meski belum menjalani tes sama sekali. Perempuan itu pun merasa dirugikan mengingat ia hendak melakukan perjalanan ke Bali keesokan harinya.
Baca juga: 23 Mahasiswa Asal Sultra Gagal ke Jakarta karena Kedapatan Bawa Surat PCR Palsu
Atas kasus ini, Direktur Utama Bumame Farmasi James Wihardja meminta maaf atas kekeliruan pengiriman hasil tes swab seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Zakiah. Menurut James, kekeliruan yang terjadi lantaran pihak admin Bumame melakukan kesalahan dalam proses pengiriman hasil tes swab Zakiah, yang sebenarnya diperuntukkan bagi pasien lain namun dengan nama yang sama.
Untuk diketahui, sebelumnya masyarakat dikejutkan dengan beredarnya sebuah video di dunia maya yang memperlihatkan hasil tes swab Covid-19 palsu. Dalam video itu terdengar suara perempuan dewasa yang sedang marah-marah di salah satu lokasi Bumame Farmasi. Perempuan itu mengaku sudah mendapat kiriman dua hasil tes swab, meski belum menjalani tes sama sekali. Perempuan itu pun merasa dirugikan mengingat ia hendak melakukan perjalanan ke Bali keesokan harinya.
Baca juga: 23 Mahasiswa Asal Sultra Gagal ke Jakarta karena Kedapatan Bawa Surat PCR Palsu
Atas kasus ini, Direktur Utama Bumame Farmasi James Wihardja meminta maaf atas kekeliruan pengiriman hasil tes swab seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Zakiah. Menurut James, kekeliruan yang terjadi lantaran pihak admin Bumame melakukan kesalahan dalam proses pengiriman hasil tes swab Zakiah, yang sebenarnya diperuntukkan bagi pasien lain namun dengan nama yang sama.
(abd)
Lihat Juga :