Fahri Hamzah Sebut Pemilu 2024 Suram, Kok Bisa?
Kamis, 03 Februari 2022 - 14:18 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum Gelora Indonesia Fahri Hamzah melihat Pemilu Serentak 2024 merupakan hajatan demokrasi yang suram. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah melihat Pemilu Serentak 2024 merupakan hajatan demokrasi yang suram. Hal itu lantaran tidak ada perubahan terhadap sistem pemilu yang ada saat ini.
"Secara umum saya mengatakan, bahwa memang 2024 ini pemilunya masih suram. Dengan sistem yang ada itu, masih akan suram," kata Fahri dalam diskusi Gelora Talks bertajuk 'Pemilu 2024: Perbaikan dan Harapan," yang dikutip Kamis (3/2/2022).
Mantan Wakil Ketua DPR ini menjelaskan, parpol tidak berani membatasi dirinya untuk sekadar mencalonkan diri dan menjadi lembaga intelektual yang mengagregasi suara rakyat. Bahkan, parpol seperti kekuatan bisnis yang menjadi pengumpul dan penjual suara rakyat.
Baca juga: Presidential Threshold Potensial Munculkan Kotak Kosong di Pilpres 2024
"Sekarang ini partai politik menjadi kekuatan bisnis. Pengumpul dan penjual suara yang kemudian menjadi sumber pemasukan bagi para pengurus dan para politisi di dalamnya," ujarnya.
"Secara umum saya mengatakan, bahwa memang 2024 ini pemilunya masih suram. Dengan sistem yang ada itu, masih akan suram," kata Fahri dalam diskusi Gelora Talks bertajuk 'Pemilu 2024: Perbaikan dan Harapan," yang dikutip Kamis (3/2/2022).
Mantan Wakil Ketua DPR ini menjelaskan, parpol tidak berani membatasi dirinya untuk sekadar mencalonkan diri dan menjadi lembaga intelektual yang mengagregasi suara rakyat. Bahkan, parpol seperti kekuatan bisnis yang menjadi pengumpul dan penjual suara rakyat.
Baca juga: Presidential Threshold Potensial Munculkan Kotak Kosong di Pilpres 2024
"Sekarang ini partai politik menjadi kekuatan bisnis. Pengumpul dan penjual suara yang kemudian menjadi sumber pemasukan bagi para pengurus dan para politisi di dalamnya," ujarnya.
Lihat Juga :