Presidential Threshold Potensial Munculkan Kotak Kosong di Pilpres 2024

Selasa, 01 Februari 2022 - 09:45 WIB
loading...
Presidential Threshold...
Effendi Gazali memprediksi presidential threshold memunculkan paling banyak dua pasang calon, bahkan calon tunggal di Pilpres 2024. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menanggapi hasil survei elektabilitas capres Trust Indonesia, Pakar Komunikasi Politik Effendi Gazali melihat peluang semua figur sebenarnya masih sangat terbuka. Hanya, dia mengingatkan masih ada perjuangan untuk menghilangkan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden 20 persen melalui uji materi ke Mahkamah Konstitusi.

“Ini masih sangat terbuka peluang lain di samping yang ada pada poin-poin yang disediakan oleh teman-teman Trust sebagai pemicu kita di awal tahun ini, yang mungkin sudah disebut sebagai awal tahun politik, tetapi bagi saya awal tahun politik ini akan sangat diwarnai oleh perjuangan kita menghilangkan presidential threshold, bisa tercapai atau tidak di 2022 ini,” kata Effendi secara virtual dalam rilis survei Trust Indonesia, Senin (31/1/2022).

Baca juga: Gatot Nurmantyo: Presidential Threshold 20% Bentuk Kudeta Terselubung Terhadap Negara Demokrasi

Effendi melihat, pemasangan para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam survei ini dibangun atas asumsi tidak adanya presidential threshold, atau bahkan relatif tidak ada. “Karena pemasangan di sini menurut saya dibangun atas asumsi bahwa presidential threshold itu tidak ada, atau seakan-akan relatif ya ini bangunan asumsi dan presidential itu tidak ada,” ujarnya.

Karena, kata Effendi, kalau presidential threshold masih ada, ia memprediksi hanya ada dua pasang calon (paslon) maksimal, atau satu paslon melawan kotak kosong. Sementara perjuangan menghapus presidential threshold ini sangat amat sulit, sebagaimana yang dipaparkan dalam survei.

“Karena kalau presidential threshold ada, hanya akan ada dua atau satu pasang melawan kotak kosong. Dan sayangnya lagi ketika tadi sudah dipaparkan tentang perjuangan untuk menghilangkan presidential threshold ini,” terang Effendi.

Effendi menceritakan, keserentakan pemilu ini terjadi saat dirinya bersama dengan Saldi Isra, Irman Putra Siddin, Hamdi Muluk dan Didik Supriyanto mengajukan uji materi ke MK dan dikabulkan. Idealnya, pemilu serentak digelar tanpa adanya presidential threshold sebagaimana yang dilakukan di sejumlah negara, namun tidak di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Langkah DPP Rombak Pengurus...
Langkah DPP Rombak Pengurus Daerah Secara Sepihak, Jauh dari Target Elektoral
Effendi Gazali dkk Merapat...
Effendi Gazali dkk Merapat ke Rumah JK, Bahas Jurang Komunikasi
Effendi Gazali: Ijazah...
Effendi Gazali: Ijazah Tanpa Tanda Tangan Dosen Pembimbing di Lembar Pengesahan Itu Aneh
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved