DPR Berharap Keberadaan BLK Komunitas Perluas Lapangan Pekerjaan
Senin, 31 Januari 2022 - 22:52 WIB
loading...
A
A
A
Saat di komisi IX DPR RI, Wenny mengaku, terus berbicara dengan mitra - mitra kerja yang berkaitan dengan aspirasi masyarakat. Wenny menjelaskan, pembangunan BLK Komunitas ini menjadi upaya untuk mengembangkan kompetensi calon tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja.
“Ini menjadi program terobosan Kementerian Ketenagakerjaan yang merupakan mitra Komisi IX DPR RI untuk memperluas akses pelatihan vokasi bagi masyarakat, khususnya di kalangan komunitas lembaga keagamaan, lembaga pendidikan agama, dan serikat pekerja,” ujarnya.
Pemerintah pusat melalui APBN, kata Wenny, mengalokasikan anggaran untuk pembangunan satu unit BLK Komunitas ini senilai Rp750 juta. “Alokasi anggaran ini untuk kebutuhan pembangunan gedungnya senilai Rp500 juta, dan pengadaan perlengkapan BLK Komunitas senilai Rp250 juta,” katanya.
Kemenaker, kata Wenny, akan mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan pelaksanaan pelatihan di BLK Komunitas selama beberapa tahun hingga BLK Komunitas ini dianggap mampu berjalan mandiri. “Selama beberapa tahun, biaya pelatihan akan diberikan Kementerian Ketenagakerjaan sampai dianggap sudah mampu untuk berdiri sendiri,” ucapnya.
“Ini menjadi program terobosan Kementerian Ketenagakerjaan yang merupakan mitra Komisi IX DPR RI untuk memperluas akses pelatihan vokasi bagi masyarakat, khususnya di kalangan komunitas lembaga keagamaan, lembaga pendidikan agama, dan serikat pekerja,” ujarnya.
Pemerintah pusat melalui APBN, kata Wenny, mengalokasikan anggaran untuk pembangunan satu unit BLK Komunitas ini senilai Rp750 juta. “Alokasi anggaran ini untuk kebutuhan pembangunan gedungnya senilai Rp500 juta, dan pengadaan perlengkapan BLK Komunitas senilai Rp250 juta,” katanya.
Kemenaker, kata Wenny, akan mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan pelaksanaan pelatihan di BLK Komunitas selama beberapa tahun hingga BLK Komunitas ini dianggap mampu berjalan mandiri. “Selama beberapa tahun, biaya pelatihan akan diberikan Kementerian Ketenagakerjaan sampai dianggap sudah mampu untuk berdiri sendiri,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :