LaNyalla Minta Guru Honorer Diperlakukan Secara Baik dan Etis
Senin, 31 Januari 2022 - 19:21 WIB
loading...
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah dan sekolah memperlakukan guru honorer dengan baik dan etis. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memberikan perhatian serius terhadap kasus pembakaran sekolah yang dilakukan guru honorer di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Peristiwa itu dipicu kekesalan si guru karena honornya selama dua tahun mengajar tidak diberikan.
Menurut LaNyalla, pemerintah dan sekolah harus memperlakukan guru honorer dengan baik dan etis.
"Kejadian ini melukai hati dan perasaan kita semua. Dengan gaji yang kecil dan haknya tidak diberikan pula. Ini sungguh sebuah penghinaan bagi profesi mereka yang mulia. Kita sangat menyayangkan," ujar LaNyalla, Senin (31/1/2022).
LaNyalla mengatakan, guru honorer atau guru ASN semua sama, yaitu mengabdi untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. Hak mereka pun harus diberikan sama.
"Saat ini seolah-olah ada gap antara mereka. Bahkan kita sering mendengar keluhan adanya tugas berlebihan yang dibebankan kepada guru honorer, sementara pendapatan yang diterima sangat kecil," katanya.
Menurut LaNyalla, pemerintah dan sekolah harus memperlakukan guru honorer dengan baik dan etis.
"Kejadian ini melukai hati dan perasaan kita semua. Dengan gaji yang kecil dan haknya tidak diberikan pula. Ini sungguh sebuah penghinaan bagi profesi mereka yang mulia. Kita sangat menyayangkan," ujar LaNyalla, Senin (31/1/2022).
LaNyalla mengatakan, guru honorer atau guru ASN semua sama, yaitu mengabdi untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. Hak mereka pun harus diberikan sama.
"Saat ini seolah-olah ada gap antara mereka. Bahkan kita sering mendengar keluhan adanya tugas berlebihan yang dibebankan kepada guru honorer, sementara pendapatan yang diterima sangat kecil," katanya.
Lihat Juga :