Pengukuhan Pengurus PBNU Dihadiri Presiden dan Wapres, Gus Yahya: Hari Istimewa

Senin, 31 Januari 2022 - 12:38 WIB
loading...
Pengukuhan Pengurus...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya saat memberikan sambutan dalam Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022). FOTO/TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE SETPRES
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya merasa hari ini sangatlah istimewa. Sebab, acara Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027 dihadiri P residen Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden ( Wapres) Maruf Amin .

Bahkan hadir pula mantan Wapres Jusuf Kalla (JK), termasuk jajaran Kabinet Indonesia Maju.

"Alhamdulillah ini adalah hari istimewa yang terjadi secara luar biasa. Persis digambarkan oleh salah seorang A'wan PBNU yaitu Ir Haji Isran Noor bahwa jarang sekali hadir bersama-sama presiden dan wapres. Ini masih ditambah lagi satu wapres yang ke-10 dan ke-12, di acara yang sama. Masih ditambah lagi kalau tidak salah hitung sembilan menteri Kabinet Indonesia Maju beserta Kapolri. Para kiai-kiai sepuh hadir bersama kita juga di sini," katanya, Selasa (31/1/2022).



Terkait hal tersebut, sambil guyon Gus Yahya mengingatkan kepada panitia acara agar menulis secara besar-besaran bahwa acara ini adalah pengukuhan bukan Muktamar NU.

"Saya kira saudara yang mengatur broadcast atau penayangan acara ini secara online harus menulis besar-besar di judul acaranya bahwa ini adalah acara pengukuhan PBNU. Dan kita bukannya mau muktamar lagi," katanya disambut tawa peserta yang hadir.

Baca juga: Pengurus PBNU Masa Khidmat 2022-2027 Resmi Dikukuhkan
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kiai NU: Penjaga Tradisi...
Kiai NU: Penjaga Tradisi atau Agen Kultural?
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved