Kritik PKB, Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan Dinilai Tak Paham AD-ART

Kamis, 27 Januari 2022 - 11:17 WIB
loading...
A A A
"Memang sudah benar, bahwa pengurus NU tak terkecuali pengurus PBNU yang akan dilantik harus ikut pengkaderan PKPNU maupun MKNU, agar Fikrah (Pemikiran), Amaliah (Perbuatan), dan Harokah (Perjuangan)-nya bisa sejalan dengan harapan dan tujuan PBNU sebagai ormas yang terus melakukan perubahan menuju ormas yang modern," kata Kepala Sekolah MKNU Lampung ini.

PKB, lanjut Bujung, secara historis tidak bisa dilepaskan dari NU. Ketum PKB Gus Muhaimin Iskandar sendiri pernah mengatakan, semua kader baik yang ada di legislatif maupun eksekutif harus berkhidmah pada NU. Namun, jelas Bujung, bukan berarti PBNU memiliki saham fisik PKB, sehingga berhak atas audit dan pengendalian operasional PKB.

Baca juga: Wasekjen PBNU Ingatkan PKB Harus Tertib Berorganisasi

"Jelas apa yang dilontarkan Ucok bertentangan dengan AD-ART NU. Ini anak (Ucok) sok tahu, sok ngurusi hubungan historis NU dan PKB, sementara lupa dengan historis dirinya sendiri. Ucok itu kader PMII, dan banyak belajar dengan para pendahulunya di PMII, dan Gus Muhaimin Iskandar itu salah satunya. Suul Adab Ucok itu. Awas kualat dia," ujarnya.

Dalam berorganisasi ini prinsipnya, tambah Bujung, Al-Muhafadhotu 'ala Qadimis Sholih Wal Akhdzu Bil Jadidil Ashlah, yakni 'Memelihara yang lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik'. "Jadi jangan coba-coba jadi perusak dari dalam," katanya.

Sebelumnya Wakil Sekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan (Ucok) mengeluarkan penyataan yang cukup mengusik hubungan PKB dan NU. Dikutip dari SINDOnews, Ucok mengungkapkan, jika kepemilikan saham dan pengendalian operasional PKB seharusnya di bawah kendali PBNU. Sebab hubungan historis lahirnya PKB yang dibidani oleh tokoh-tokoh NU seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Panji Bangsa Siap Terdepan...
Panji Bangsa Siap Terdepan Amankan Harlah ke-28 PKB
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Rekomendasi
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Berita Terkini
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved