Kearifan Lokal Perlu Dilestarikan dalam Penanggulangan Bencana
Rabu, 26 Januari 2022 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
"BMKG juga sudah menjalankan manajemen terpadu dalam penanggulangan bencana dengan BNPB dan Badan Geologi lewat penggunaan server data bersama yang sudah terintegrasi," katanya.
Direktur Pemetaan dan Evaluasi Bencana BNPB, Udrekh mengungkapkan, upaya penanggulangan bencana ditujukan untuk menekan tingkat kerugian dan kematian dampak dari bencana tersebut.
Pada 2019, ujar Udrekh, Presiden Jokowi menegaskan perlu perencanaan, pelibatan pakar, sinergi untuk upaya pencegahan, mitigasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam upaya menghadapi ancaman bencana. Untuk memenuhi keterpaduan dalam penanggulangan bencana, perlu edukasi dan literasi yang masif terkait upaya peningkatan pemahaman masyarakat tentang bencana.
"Saat ini kita memerlukan tata kelola penanggulangan bencana yang operasional dan bukan hanya pada tataran aturan semata, sehingga masyarakat mampu menjadi subjek dalam upaya penanggulangan bencana," katanya.
Ahli Tsunami dan Perekayasa BRIN, Widjo Kongko mengungkapkan, tiga lempengan besar yang melintas di Indonesia selalu bergerak 7-11 cm per tahun. Dalam 400 tahun terakhir tercatat 200 kali tsunami di Tanah Air. Separuh dari tsunami yang terjadi di Nusantara itu, tegas Widjo Kongko, terjadi di Indonesia Timur.
Lihat Juga :